Trending

Kepala OIKN godok peraturan untuk hindari mafia tanah - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Jakarta (BERITAJA.COM) - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bambang Susantono mengaku sedang menyelesaikan peraturan untuk mengatur pengalihan kewenangan atas tanah nang masuk delineasi wilayah IKN lantaran banyak masalah mafia tanah nang mulai bermunculan.

"Untuk nang berasosiasi tanah saya kira mafia tanah ini memang kami sedang menyelesaikan satu perka (peraturan kepala) untuk transaksi pertanahan," ujar Bambang dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPR RI, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin.

Ia mengungkapkan bahwa patokan tersebut juga bakal mengatur gimana seseorang nang mempunyai tanah di area itu dapat melakukan transaksi. Bambang menilai perka tersebut juga untuk memberi kepastian hukum.

"Karena tata ruang merupakan salah satu nang memang kudu dipegang, dari sana nanti kami dapat melakukan beragam macam aktivitas ataupun hal-hal nang berasosiasi dengan keseharian dari para masyarakat nang bakal hidup di IKN Nusantara," kata dia.

Sebelumnya, penerapan land freezing melalui Peraturan Gubernur Kalimantan Timur Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pengendalian Peralihan, Penggunaan Tanah, dan Perizinan di Kawasan IKN dan Kawasan Penyangga dimaksudkan upaya melindungi masyarakat dari mafia tanah di IKN. “Secara sosiologis pengaturan tersebut dimaksudkan agar masyarakat tidak memandang kepentingan sekejap saja, menjual tanah dengan nilai setinggi tingginya dan kemudian tidak punya aset di wilayah IKN sehingga "tergusur" pindah dari IKN lantaran tanahnya sudah dibeli lenyap oleh para mafia tanah,” kata Gubernur Kaltim Isran Noor .

Ia mengatakan, melalui penerapan land freezing, berupaya menjaga keberlangsungan kemanfaatan tanah tanah di sekitar IKN tersebut, agar dapat dinikmati masyarakat setempat sampai dengan generasi berikutnya.

“Hal tersebut lantaran berbincang IKN tidak hanya berbincang kepentingan satu alias dua tahun saja, tetapi menyangkut kepentingan jangka panjang,” katanya.

Gubernur Isran Noor sendiri berseloroh dengan menyebut patokan nang dibuatnya sebagai "aturan anti Tuan Thakur".

Tuan Thakur adalah karakter dalam film-film lama Bollywood alias movie India tentang seorang kaya raya nang mempunyai tanah luas. Namun lantaran kekayaannya Tuan Thakur sering bersikap sewenang- wenang pada penduduk sekitarnya.

“Masyarakat bisa berkaca dari penduduk original Jakarta nang justru pada akhirnya tidak mempunyai tanah di pusat-pusat Jakarta dan tergusur ke pinggiran Kota,” katanya.

Sementara menurut akademisi dari Universitas Balikpapan Muhammad Nadzir mengatakan tidak ada patokan nang dilanggar dalam peraturan gubernur tersebut.

"Namun jika mau menguji penyelenggaraan land freezing bisa diuji melalui permohonan pada Mahkamah Agung, lantaran objeknya adalah Peraturan Gubernur," kata Nazir.

Lebih lanjut, dia mengingatkan perlu diwaspadai akibat dari pelaksanaan land freezing tersebut mengenai adanya transaksi tanah secara informal alias di bawah tangan nang tetap mungkin terjadi di lapangan dan menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak kuat kedudukan hukumnya.

Menurutnya, akibat dari pembelian tanah secara informal tersebut, bisa berakibat terganggunya proses pengadaan tanah untuk pembangunan oleh pemerintah.

Berita lain dengan Judul: Kepala OIKN pastikan “heritage area” di tanah masyarakat budaya IKN

Berita lain dengan Judul: OIKN bawa asosiasi pengusaha Jepang memandang pembangunan IKN Nusantara

Narda Margaretha Sinambela
Imam Budilaksono
COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close