Trending

Kementerian ESDM jatuhkan sanksi 7 perusahaan batu bara di Jambi - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

...karena dia tidak memberikan kontribusi sampai waktu nang ditentukan, Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Kementerian ESDM) sudah mengeluarkan untuk pemberhentian sementara akun penjualan batu baranya

Jambi (BERITAJA.COM) - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjatuhkan hukuman kepada tujuh perusahaan tambang batu bara di Provinsi Jambi, lantaran tidak mau bayar biaya Corporate Social Responsibility (CSR).

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Sudirman, Jumat, mengatakan dari 41 ada tujuh perusahaan tambang batu bara di Jambi dikenakan hukuman lantaran tidak memberikan dana CSR untuk perbaikan jalan nasional nang rusak akibat pikulan batu bara di Jambi.

Adapun ketujuh perusahaan tambang batu bara itu adalah PT Kirana Graha Buana, PT Terminalindo Idaman Permal, PT Tamarona Mas Internasional, PT Marga Perkasa, PT Anugerah Alam Andalas Andalan, PT Bumi Borneo Inti, dan PT Kasongan Mining Mills.

Angkutan batu bara ketujuh perusahaan tersebut, kata dia, tidak boleh beraksi hingga waktu tertentu.

Lebih lanjut Sudirman mengatakan total anggaran biaya CSR nang baru terkumpul sebanyak Rp3,4 miliar dari Rp3,9 miliar nang disepakati 41 perusahaan tambang batubara di Jambi untuk perbaikan jalan nasional nang rusak akibat pikulan batu bara.

Berita lain dengan Judul: DPRD Jambi minta Kementerian ESDM corak Timsus persoalan batubara

“Karena tujuh perusahaan tambang batu bara itu tidak menyalurkan biaya CSR, sehingga Kementerian ESDM memberikan hukuman tidak boleh beraksi pikulan batu bara nang berada dalam perusahaan tersebut,” kata Sudirman.

Sanksi surat pemberhentian beraksi perusahaan tambang batu bara di Jambi bertindak sejak dikeluarkannya pada 13 Maret 2023 oleh Kementerian ESDM.

"Intinya pemberhentian sementara akun penjualan batu bara mengenai penyaluran komitmen kontribusi (ke) Jambi, lantaran dia tidak memberikan kontribusi sampai waktu nang ditentukan, Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Kementerian ESDM) sudah mengeluarkan untuk pemberhentian sementara akun penjualan batu baranya," kata Sudirman.

Terkait waktu skorsing nang diberikan oleh Kementerian ESDM itu, kata dia, di dalam surat tidak dituliskan sampai kapan, nang pasti perusahaan-perusahaan tersebut kudu bayar kontribusi CSR terlebih dahulu.

"Yang jelas perusahaan tambang batu bara di Jambi kudu bayar dulu baru kelak bakal dipertimbangkan kembali oleh Kementerian ESDM," kata Sekdaprov Jambi Sudirman.

Berita lain dengan Judul: Gubernur temukan pelanggaran pikulan batu bara melintasi luar jadwal
Berita lain dengan Judul: Pemprov Jambi minta tiga perusahaan selesaikan jalan pikulan batubara

 

Nanang Mairiadi

COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close