Trending

Kementerian ATR/BPN panggil pejabat administrator bergaya hidup mewah - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

agar Inspektur Jenderal dan Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi DKI Jakarta memanggil nan bersangkutan

Jakarta (BERITAJA.COM) - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) bakal memanggil salah satu pejabat administratornya mengenai dengan pemberitaan style hidup mewah nan dilakukan oleh family nan bersangkutan.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) Kementerian ATR/BPN Yulia Jaya Nirmawati menerangkan bahwa Menteri ATR/Kepala BPN Hadi Tjahjanto telah mengetahui dan langsung menindaklanjuti.

"Bapak Menteri ATR/Kepala BPN sudah memberi pengpetunjukan internal agar Inspektur Jenderal dan Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi DKI Jakarta memanggil nan berkepentingan untuk selanjutnya dimintai klarifikasi," ujar Yulia melalui siaran resminya di Jakarta, Jumat.

Yulia mengatakan Menteri ATR/Kepala BPN Hadi Tjahjanto mempersilakan lembaga berkuasa untuk menguji kepatutan dan kelaziman dari kekayaan kekayaan nan bersangkutan.

"Kami mendukung dan siap berkoordinasi dengan pihak berkuasa terkait," katanya.

Lebih lanjut Yulia Jaya Nirmawati menyampaikan, jika betul-betul terbukti ditemukan ketidakwajaran alias penyimpangan, Menteri ATR/Kepala BPN bakal segera menindaklanjuti dan mengambil langkah tegas.

Berita lain dengan Judul: Menteri ATR/BPN sebut bentrok lahan penduduk Blora telah selesai

Berita lain dengan Judul: Hotline pengaduan Kementerian ATR/BPN tersedia di seluruh Indonesia

Hal ini pun telah diperingatkan Menteri ATR/Kepala BPN dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Tahun 2023 nan berjalan di Jakarta, Selasa (7/3).

Hadi Tjahjanto menekankan jejeran di Kementerian ATR/BPN tidak bergaya hidup dengan kemewahan dan/atau sikap hidup nan berlebihan. Selain itu, Menteri ATR/Kepala BPN juga mengimbau untuk memperhatikan prinsip-prinsip kepatutan dan kepantasan sebagai rasa empati kepada masyarakat.

"Dalam pembukaan Rakernas tanggal 7 Maret, Bapak Menteri sudah menegaskan pengpetunjukan Bapak Presiden bahwa tindakan pamer kekuasaan dan kekayaan adalah tindakan nan tidak layak dilakukan. Semoga perihal ini betul-betul diperhatikan," ujar Yulia.

Kementerian ATR/BPN senantiasa memegang teguh dan melaksanakan kode etik pekerjaan serta standar pelayanan pekerjaan ASN sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara.

Undang-undang tersebut menyebut bahwa salah satu etika pejabat alias pegawai dalam bermasyarakat adalah mewujudkan pola hidup sederhana, perihal tersebut terus di tanamkan kepada pegawai di internal Kementerian ATR/BPN.

"Berikan pelayanan terbaik, selalu senyum, dan ramah. Seperti nan dikatakan Pak Menteri bahwa kedudukan nan kita emban hanyalah titipan, tidak ada nan abadi," kata Yulia.

Berita lain dengan Judul: Kementerian ATR/BPN siap hadapi gugatan Pontjo Sutowo

Berita lain dengan Judul: Kementerian ATR/BPN dalami kepemilikan tanah di Depo Plumpang

Maria Cicilia Galuh Prayudhia

COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close