Trending

Kemenkumham antisipasi kejahatan transnasional di perbatasan Kaltara - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) melalui Kantor Wilayah Kemenkumham Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) berbareng Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mengantisipasi kejahatan transnasional di wilayah perbatasan dengan negara tetangga Indonesia.

"Maka itu Tim Pengawasan Orang Asing (Pora) melakukan rapat berbareng jejeran di Kalimantan Utara lantaran wilayah ini berbatasan dengan negara tetangga," kata Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham Kalimantan Timur, Santosa di Tanjung Selor, Selasa.

Kanwil Kemenkumham Kalimantan Timur berbareng Pemprov Kaltara, Selasa (7/3/2023) di Tanjung Selor menggelar rapat koordinasi pengawasan orang asing berjudul "Penguatan Peran Anggota Tim Pora Dalam Rangka Pengawasan Perbatasan Di Wilayah Provinsi Kalimantan Utara".

Santosa mengatakan Tim Pora mengantisipasi potensi pelanggaran nan dilakukan penduduk negara asing di Kaltara, seperti pelanggaran keimigrasian dan kejahatan transnasional nan meliputi penyelundupan narkotika, perdagangan manusia, ilegal logging, terorisme, imigran gelap, dan pencucian uang.

Menurut dia, pengawasan orang asing mempunyai makna krusial dalam kaitannya upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, apalagi Kaltara berbatasan langsung dengan Malaysia nan merupakan gerbang terdepan terhadap ancaman yang masuk ke Indonesia.

Sementara itu Gubernur Kalimantan Utara Zainal A Paliwang mengatakan proyek strategis Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) dan Pembangunan PLTA Mentarang Induk nan beberapa hari lampau telah ditinjau Presiden RI Joko Widodo, berpotensi meningkatkan lampau lintas serta keberadaan orang asing di Kaltara.

"Potensinya adalah oknum orang asing nan melakukan penyalahgunaan visa, seperti visa wisata, tapi sehari-hari melakukan aktivitas ilegal. Misalnya, melakukan upaya alias melakukan suatu aliran sesat. "Di sini perlunya sinergitas dan kerjasama anggota Tim Pora untuk selalu saling berkoordinasi dan berbagi info untuk melakukan pemantauan,” ujar Zainal.

Zainal berambisi Tim Pora mempunyai agen-agen info di masyarakat dan tetap solid serta berbagi info dalam perihal pengawasan orang asing.

“Bukan wilayahnya nan diawasi, tetapi keluar masuknya orang asing di perbatasan nan kudu menjadi perhatian khusus,” ujarnya.

Muh. Arfan

COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close