Trending

Kemenkeu: Pembelian SR018 capai Rp21,49 triliun dari 58.472 investor - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Jakarta (BERITAJA.COM) - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat total volume pemesanan pembelian SR018 yang terdiri dari dua pilihan, ialah SR018T3 dan SR018T5 nang telah ditetapkan sebesar Rp21,49 triliun setelah berakhirnya masa penawaran dari tanggal 3-29 Maret 2023.

Tujuan publikasi Sukuk Ritel (SR) seri SR018 ialah membantu membiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), termasuk membiayai pembangunan proyek prasarana di Indonesia dan memperluas pedoman penanammodal dalam negeri.

Dalam keterangan resmi nang diterima di Jakarta, Selasa, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu melaporkan nilai pemesanan SR018 tersebut berasal dari 58.472 penanammodal dengan rincian total penjualan SR018T3 sebesar Rp16,95 triliun dan SR018T5 sebesar Rp4,54 triliun.

Pencapaian penjualan SR018 di awal tahun 2023 tercatat lebih tinggi dibandingkan seri SR nang diterbitkan pada periode awal tahun lainnya, seperti SR016 bulan Maret 2022 sebesar Rp18,44 triliun dan SR014 bulan Februari 2021 sebanyak Rp16,71 triliun.

Rata-rata pemesanan per penanammodal pada SR018 ialah sebesar Rp354,52 juta untuk SR018T3 dan Rp304,37 juta untuk SR018T5. Tingkat ritel SR018 merupakan nang terbaik selama publikasi Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Ritel seri SR sejak 2009.

Dari jangkauan nominal pemesanan, baik SR018T3 maupun SR018T5, jumlah penanammodal terbanyak berada pada pemesanan Rp5 juta sampai Rp100 juta (41,28 persen untuk SR018T3 dan 42,43 persen untuk SR018T5), dengan volume pemesanan terbesar pada jangkauan di atas Rp1 miliar (48,86 persen untuk SR018T3 dan 56,71 persen untuk SR018T5).

Berdasarkan gender, SR018T3 dan SR018T5 didominasi oleh penanammodal wanita masing-masing sebesar 56,86 persen dan 51,31 persen. Namun demikian dari sisi volume pemesanan, SR018T3 didominasi oleh penanammodal wanita sebesar 50,19 persen, sedangkan SR018T5 didominasi oleh penanammodal laki-laki sebesar 57,62 persen.

Jika dilihat dari wilayah pemesanan, SR018 kembali menjangkau seluruh provinsi di wilayah Indonesia. Baik SR018T3 maupun SR018T5, pemesanan didominasi wilayah Indonesia Bagian Barat (selain DKI Jakarta) dengan jumlah penanammodal 27.928 orang (58,41 persen) dan volume pemesanan Rp8,01 triliun (47,25 persen) untuk SR018T3 serta 8.868 penanammodal (59,39 persen) dan volume pemesanan Rp2,17 triliun (47,76 persen) untuk SR018T5.

Menurut profesinya, baik SR018T3 maupun SR018T5 jumlah penanammodal didominasi pegawai swasta ialah sebesar 35,05 persen dan 37,98 persen, sedangkan nominal pemesanan didominasi wirausaha masing-masing sebesar 36,72 persen dan 33,49 persen.

Jumlah penanammodal baru SR018T3 dan SR018T5 terhadap Surat Berharga Negara (SBN) Ritel sebanyak 18.490 penanammodal dengan total volume pemesanan Rp4,423 triliun. Sementara jika dibandingkan terhadap SBSN Ritel, jumlah penanammodal baru sebesar 25.920 penanammodal dengan total volume pemesanan Rp6,477 triliun.



COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close