Trending

Kemarin, Bawaslu awasi ketat PSU-laporan permasalahan haji 2024 - Beritaja

Sedang Trending 3 minggu yang lalu
"Akan sangat susah untuk menyamakan platform jika nama Anies dan Kaesang diusung untuk maju berbareng di Pilgub Jakarta November nanti, ialah apakah mau keberlanjutan alias perubahan,"

Jakarta (BERITAJA) - Berbagai peristiwa politik telah diwartakan Kantor Berita BERITAJA pada Selasa (18/6) kemarin menjadi sorotan, mulai dari Bawaslu bakal mengawasi ketat pemungutan suara ulang agar hingga Timwas Haji DPR menerima beragam laporan masalah mengenai penyelenggaraan haji pada tahun 2024.

Berikut rangkuman buletin politik yang tetap layak dibaca untuk info pagi ini.

1. Golkar: Ridwan Kamilmampu bawa pengaruh ekor jas pada Pilkada Jabar

Ketua Pemenangan Pemilu Jawa 1 Partai Golkar M.Q. Iswara mengatakan bahwa Ridwan Kamilmampu membawa pengaruh ekor jas jika diusung pada Pemilihan Kepala Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2024.

"Kami berambisi jika Kang Emil di Jabar dapat memberikan pengaruh ekor jas yang bakal menguntungkan para calon kepala wilayah Golkar di 27 kabupaten/kota," kata Iswara dihubungi dari Jakarta, Selasa malam.

Selengkapnya klik di sini.

2. Pengamat nilai rumor pemasangan Anies dan Kaesang susah terealisasi

Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Survei dan Polling Indonesia Igor Dirgantara menilai wacana pemasangan Mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dalam Pilkada Jakarta 2024 bakal susah terealisasi lantaran berpotensi menimbulkan persepsi negatif.

Dia menilai, bagaimanapun PSI mempunyai rekam jejak yang sering mengkritisi kebijakan Anies Baswedan saat menduduki posisi Gubernur DKI Jakarta. Kemudian menurutnya petunjuk visi kedua politisi itu juga susah untuk disamakan.

"Akan sangat susah untuk menyamakan platform jika nama Anies dan Kaesang diusung untuk maju berbareng di Pilgub Jakarta November nanti, ialah apakah mau keberlanjutan alias perubahan," kata Igor saat dihubungi di Jakarta, Selasa.

Selengkapnya klik di sini.

3. Wakil Ketua MPR: Pembentukan pansus pertimbangan haji tak diperlukan

Wakil Ketua MPR RI Yandri Susanto menilai pembentukan panitia unik (pansus) untuk mengevaluasi penyelenggaraan haji berasas temuan masalah oleh Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI tidak diperlukan.

Dia menilai upaya pertimbangan untuk perbaikan penyelenggaraan ibadah haji yang digelar oleh Kementerian Agama, cukup dibahas di Rapat Kerja Komisi alias Panitia Kerja (Panja) Haji di DPR RI.

"Tidak perlu dibentuk Pansus untuk menyikapi hasil temuan Timwas Haji DPR," kata Yandri dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Selasa.

Selengkapnya klik di sini.

4. Bawaslu lakukan pengawasan ketat agar tak ada kampanye saat PSU

Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI Puadi mengatakan lembaganya bakal melakukan pengawasan penuh agar tidak ada calon personil legislatif yang melakukan kampanye saat pemungutan suara ulang.

"Jangan sampai begitu pemungutan suara ulang ada yang berkampanye, ada yang melakukan politik uang" kata Puadi dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Selengkapnya klik di sini.

5. Timwas Haji DPR terima laporan masalah penyelenggaraan haji 2024

Ketua Tim Pengawas (Timwas) DPR RI Muhaimin Iskandar menyatakan pihaknya menerima beragam laporan masalah mengenai penyelenggaraan haji pada tahun 2024.

Dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa, dia menjelaskan salah satu masalah utama adalah air conditioner (AC) yang tidak berfaedah di banyak lokasi.

"Ada banyak laporan yang masuk, yang pertama matinya AC di mana-mana," ujarnya.

Selengkapnya klik di sini.


Editor: Mahfud
Copyright © BERITAJA 2024







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close