Trending

Kapolres ajak orang tua awasi pergaulan anak cegah kenakalan remaja - Beritaja

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta (BERITAJA) - Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Gidion Arif Setyawan membujuk para orang tua mengawasi pergaulan anak mereka sebagai upaya mencegah terjadinya kenakalan remaja.

"Kami membujuk para orang tua dan family untuk mengawasi pergaulan putra dan putri mereka di lingkungan sekolah serta lingkungan permainannya," kata Kombes Pol Gidion di Jakarta, Senin.

Ia mengatakan kenakalan anak itu bermulai dari mencoba kebiasaan merokok serta nongkrong-nongkrong ditemani alkohol.

Hal ini disampaikan saat mengunjungi anak-anak yang bermain di bawah jembatan Tol Penjaringan. Gidion disambut anak-anak yang sedang bermain dan melepas penat berbareng orang tuanya.

“Hari ini kami sengaja mendatangi anak-anak di bawah tol Penjaringan,” kata alumni Akademi Kepolisian 1996 tersebut.

Gidion menyempatkan diri berbincang dengan salah satu orang tua anak yang pernah bermasalah dengan hukum.

“Kebetulan, saya juga berkomunikasi dengan ibu Nurlela yang anaknya berhadapan dengan hukum,” katanya. Ia mengatakan aktivitas yang dilakukannya dapat memberikan semangat dan solusi kepada family yang memerlukan perhatian.

“Semoga menjadi penyemangat bagi family di sini,” kata dia.

Menurut dia meski pernah berkonflik dengan norma setiap anak itu punya kewenangan hidup dan menggapai kesuksesan.

"Kesuksesan adalah kewenangan setiap anak, jangan mini hati tapi nyalakan api semangat melakukan yang terbaik,” kata dia.

Sementara orang tua anak tersebut, Nurlela mengatakan anaknya yang berinisial S (17) sering membantu orang tua saat di rumah.

“Anaknya pendiam tapi giat membantu orang tua,” kata dia.

Ia mengatakan anak pertamanya bermasalah dengan norma lantaran diajak oleh teman-temannya.

“Kalau di rumah anaknya baik, tapi kan kita tidak tahu teman-temannya di luar sana. Makanya dia dua kali berkonflik dengan hukum,” kata dia.

Dirinya berambisi anaknya dapat menyesali setiap balasan yang pernah dijalani di Lembaga Permasyarakatan (LP).

“Semoga diamampu Insyaf, kelak kalo ada duit bakal lanjut sekolah lantaran pendidikan itu sangat penting,” katanya.

Baca juga: Polisi kejar pelaku penganiayaan saat tawuran di Jakarta Utara
Baca juga: Kebakaran melanda sebuah gedung di Kelurahan Ancol
Baca juga: Seluruh balita di Jakarta Utara diupayakan dapat imunisasi lengkap


Editor: Mahfud
Copyright © BERITAJA 2024







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close