Trending

Kanwil Kemenkumham DKI gencarkan pengawasan WNA - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

agar tercipta kondisi kondusif dan stabilitas nasional

Jakarta (BERITAJA.COM) -

Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwilkumham) DKI Jakarta terus melakukan pengawasan terhadap penduduk negara asing (WNA) dan pengungsi dari luar negeri nang berada di permukiman warga.

Menurut dia, pengawasan hingga tingkat permukiman diperlukan lantaran para WNA dan pengungsi dari luar negeri sekarang sudah tinggal berbaur dengan warga.

"Ternyata tidak selalu berada di perhotelan maupun di tempat wisata, tapi juga di permukiman dengan berkembangnya wilayah kita," kata Ibnu dalam keterangan tertulisnya.

Berdasarkan info Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur hingga sekarang tercatat sebanyak 7.981 WNA dan 101 pengungsi dari beragam negara nang tersebar di wilayah Jakarta Timur.

Oleh lantaran itu, pengawasan tidak hanya mengandalkan jejeran Imigrasi Kanwil Kemenkumham mengingat Jakarta Timur merupakan kota paling luas dan padat masyarakat di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

"Untuk itu perlu sinergitas, kerja sama dari Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora). Dari pemerintah kota, kepolisian, TNI, BIN, Danlanud, dan sebagainya sampai ke para Camat dan Lurah," ujarnya.

Dalam rapat koordinasi di wilayah Kecamatan Jatinegara tersebut datang pihak Pemkot, Polres dan Kodim Jakarta Timur, BNN, Lanud Halim Perdanakusuma, BIN, hingga sejumlah Camat.

Ibnu menuturkan dengan rapat koordinasi ini diharapkan masing-masing pihak dapat saling menyampaikan keberadaan orang asing, khususnya nang berisiko mengganggu keamanan dan kenyamanan.

"Ini kudu diantisipasi, banyak alias tidaknya (WNA di permukiman) kan kelak info itu ada dari perangkat Kecamatan, Kelurahan sampai RT/RW menginformasikan itu," tuturnya.

Pengawasan terhadap keberadaan orang asing juga dilakukan agar ketika penyelenggaraan Pemilu 2024, khususnya di Jakarta Timur dapat melangkah lancar tanpa ada gangguan dari pihak luar.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur, Rendra Maulianyah menuturkan pihaknya meminta jejeran Pemkot, Polres, Kodim, BIN, BNN ikut aktif melaporkan aktivitas keberadaan orang asing.

"Tahun 2023 ini sudah memasuki tahun politik, sehingga tugas kita sebagai insan imigrasi bersama-sama dengan lembaga mengenai lainnya agar tercipta kondisi kondusif dan stabilitas nasional," kata Rendra.

Camat Pasar Rebo Mujiono menuturkan pihaknya mengpenghargaan upaya Timpora nang gencar melakukan pengawasan keberadaan orang asing hingga ke tingkat permukiman warga.

Hal itu lantaran di wilayah Kecamatan Pasar Rebo pun terdapat apartemen nang dijadikan sejumlah WNA dari beragam negara untuk tinggal sehingga butuh pengawasan Timpora.



COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close