Trending

Jaksa nyatakan berkas perkara pencabulan santri di Jember sudah P21 - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Jember, Jawa Timur (BERITAJA.COM) - Penyidik Kejaksaan Negeri Jember menyatakan bahwa berkas perkara kasus pencabulan santri nang dilakukan oleh pengasuh pondok pesantren berinisial FM di Kabupaten Jember, Jawa Timur, sudah komplit alias P21.

"Jaksa sudah meneliti berkas itu dan sudah dinyatakan lengkap, lantaran sebelumnya dikembalikan ke interogator Polres Jember lantaran belum komplit alias P19," kata Kepala Seksi Pidana Umum Kejari Jember I Gede Wiraguna Wiradarma di kabupaten setempat, Jumat.

Menurutnya beberapa berkas nang kurang tersebut sudah dilengkapi oleh interogator Polres Jember, sehingga saat ini tinggal pelimpahan tersangka dan peralatan bukti kepada Kejaksaan Negeri Jember.

"Kami menunggu kapan interogator Polres Jember melimpahkan tersanga dan peralatan bukti, agar perkara tersebut bisa segera disidangkan di Pengadilan Negeri Jember," tuturnya.

Berita lain dengan Judul: Polres Jember menyelidiki kasus cabul ustad terhadap sejumlah santri

Berita lain dengan Judul: Kementerian PPPA turun ke Jember pantau kasus tindakan cabul ponpes

Untuk itu, lanjut dia, pihaknya juga bakal menyiapkan tim jaksa nang bakal menangani perkara pencabulan nang dialami beberapa santri itu dan menyusun dakwaan terhadap tersangka FM.

"Dakwaan itu seputar pencabulan FM terhadap empat orang santri ialah dua santri anak dan dua santri dewasa, namun untuk korban anak-anak nang ancamannya cukup berat ialah tuntutan maksimal 15 tahun penjara," katanya.

Sebelumnya Polres Jember menetapkan pengasuh pondok pesantren di Desa Mangaran, Kecamatan Ajung tersebut ialah Kiai FM sebagai tersangka dalam kasus kekerasan seksual dan pencabulan nang dilakukan kepada santri-santri nya dengan jumlah korban empat santri.

Berita lain dengan Judul: Polisi terapkan pasal berlapis terhadap ustad pelaku kekerasan seksual

Tersangka dijerat pasal berlapis ialah pasal 82 Ayat (1) dan (2) juncto Pasal 76 huruf E UU RI Nomor 17 Tahun 2017 tentang Penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dan alias Pasal 6 huruf C juncto Pasal 15 huruf B, huruf C, huruf D, huruf g, huruf i UU No. 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual alias Pasal 294 Ayat (2) KUHP.

Zumrotun Solichah

COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close