Trending

Ira Riswana tak diperlakukan khusus terkait kasus anaknya - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Jakarta (BERITAJA.COM) - Artis Ira Riswana sekaligus ibu pengendara mobil berinisial MM (18) mengungkapkan, tak diperlakukan unik dari pihak Kepolisian mengenai anaknya sebagai pengendara Mercedes Benz nang menabrak MS (19) hingga meninggal dunia.

"Pemeriksaan semua sudah dijalankan dengan baik dan saya juga tidak mendapatkan perlakuan khusus, tetap diperiksa di tempat nang memang seharusnya," kata Ira di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin.

Sejak hari pertama kejadian, pihaknya sudah memproses perihal tersebut kepada Kepolisian. Namun lantaran tetap di Makassar dia tidak bisa langsung menemui pihak family korban.

Terlebih pada saat kejadian, anaknya langsung membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut dan kakak pelaku juga berada di rumah sakit sampai pemakaman korban.

"Korban SB itu juga, hubungan kami baik, tidak ada apa-apa sampai sekarang pun kami tetap ngurusin mereka, jika memang pun mau bukti apapun kita siap kok," katanya.

Berita lain dengan Judul: Kasat Lantas benarkan pengemudi Mercy tabrak pelajar adalah anak polisi

Ira menambahkan, pihaknya memilih tak bersuara lantaran tetap mengumpulkan bukti dan meminta kuasa norma serta tim interogator untuk mendampingi sehingga ditegaskan bahwa memang mempunyai itikad baik.

Dia juga menerangkan pemberian duit belasungkawa nang diberikan bukan merupakan duit tenteram nang dianggap oleh family korban.

Selain itu, dia juga menyebut ketidakhadiran sang suami lantaran perihal ini tidak ada kaitannya dalam kasus kecelakaan lalulintas ini.

"Saya menjaga psikis saya nang semestinya tes universitas dan ditekankan lagi mobil Mercedes Benz itu merupakan dagangan jual mobil jejak anak saya," katanya.

Berita lain dengan Judul: Pelajar tertabrak anak petinggi Polri lantaran terobos lampu merah

Kuasa norma family MM, Olop Turnip menambahkan, pihak korban MS meminta biaya untuk membangun masjid seharga mobil nang dipakai untuk menabrak.

"Kita bilang itu kurang relevan lantaran kejadian ini pun bukan nang kami mau. Ini kecelakaan nang dimana kejadiannya adalah proses pelanggaran lampu merah dari pihak motor," kata Olop.

Olop menambahkan, kliennya sama sekali tidak ada niat untuk kabur melainkan mau meminggirkan mobilnya guna menghindari kemacetan dan MM langsung menyetop taksi agar bisa membawa korban ke RSUD Pasar Minggu.

"Klien saya itu lenyap nangis mata sembab malah dituduh mabuk dan katanya sudah tidak ada di Polres padahal tetap proses penyelidikan. Polisi pun belum menentukan siapa tersangkanya," katanya.
 



COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close