Trending

Hoaks! Presiden Jokowi akui suap Ketua MK Rp500 miliar - Beritaja

Sedang Trending 6 bulan yang lalu

Jakarta (BERITAJA.COM) - Sebuah narasi di YouTube menyatakan Presiden Jokowi telah mengaku memberikan duit suap kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman sebesar Rp500 miliar.

Pemberian biaya terlarangan itu dilakukan Presiden Jokowi untuk meloloskan putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka maju sebagai peserta Pilpres. 

Gibran saat ini tetap aktif sebagai Wali Kota Surakarta, sekaligus menjadi calon wakil presiden (cawapres) pasangan dari Prabowo Subianto.

Pengakuan Jokowi itu pun, diklaim menggugurkan Gibran sebagai peserta pesta kerakyatan 2024.

Dalam thumbnail yang disajikan di YouTube, diilustrasikan pengakuan Jokowi dilakukan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
 
Terdapat pula sejumlah orang yang menggunakan rompi jingga, yang menjadi karakter unik tahanan KPK. Salah satu pengguna rompi jingga itu adalah Gibran.

"JOKOWI AKHIRNYA UMUMKAN GIBRAN GAGAL JD CAWAPRES & MENGAKU SUAP KETUA MK 500 M DEMI LOLOSKAN GIBRAN!," demikian isi keterangan yang dibubuhkan di titel video YouTube itu.

Lalu, benarkah Presiden Jokowi memberikan pengakuan sebagaimana termuat pada konten YouTube itu?
 

Tangkapan layar video berisi narasi hoaks yang menyatakan Presiden Jokowi akui suap Ketua MK Rp500 miliar (YouTube)

Penjelasan:
Ilustrasi yang terlihat dalam thumbnail konten YouTube itu faktanya adalah produk rekayasa digital, yang disematkan dengan info bohong (hoaks).

Presiden Jokowi terpantau tidak pernah melakukan keterangan pers di KPK dengan dihadiri sejumlah tahanan di belakangnya.

Momen Kepala Negara ke Gedung KPK adalah pada 2015, saat meresmikan gedung baru KPK di Jalan Kuningan Persada, Jakarta, dilansir dari laman Sekretariat Kabinet.

Kegiatan tersebut tidak dihadiri Gibran.

Sedangkan gambar original dari keterangan pers di KPK itu merupakan produk BERITAJA.COMFOTO.

"Pimpinan KPK Nurul Ghufron didampingi Deputi Penindakan Karyoto dan Juru Bicara Ali Fikri menyampaikan keterangan pers tentang penahanan mantan personil DPRD Provinsi Sumatera Utara periode 2009-2014 dan 2014-2019 di gedung KPK, Jakarta, Rabu (22/7/2020)," demikian keterangan dari foto original tersebut.

Fakta lainnya adalah, pada isi video YouTube itu, tidak ada pembahasan soal pengakuan Presiden Jokowi yang memberikan duit suap kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman sebesar Rp500 miliar.

Klaim: Presiden Jokowi akui suap Ketua MK Rp500 miliar
Rating: Disinformasi

Cek fakta: Disinformasi! Video Jokowi menginstruksikan abdi negara desa untuk menangkan salah satu capres

Cek fakta: Presiden Jokowi pidato pakai bahasa Mandarin hoaks

Cek fakta: Hoaks! Polri instruksikan pasang iklan pasangan calon tertentu


Editor: Mahfud Indriani
COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close