Trending

Hari pertama Business Matching P3DN catat transaksi Rp36,18 triliun - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Kami optimistis transaksi pembelian PDN dapat melampaui sasaran Rp250 triliun, ...

Jakarta (BERITAJA.COM) - Kementerian Perindustrian mencatat penyelenggaraan Business Matching Belanja Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) membukukan transaksi Rp36,18 triliun pada hari pertama penyelenggaraannya, 15 Maret 2023.

Kemenperin membidik sasaran capaian realisasi pembelian produk dalam negeri oleh Lembaga Negara, Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah dan BUMN/BUMD, badan upaya tertentu senilai minimal Rp250 triliun.

“Kami optimistis transaksi pembelian PDN dapat melampaui sasaran Rp250 triliun, mengingat potensi penyerapan anggaran Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah mencapai Rp622,55 triliun,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita lewat keterangannya di Jakarta, Jumat.

Berita lain dengan Judul: Kemenperin beri penghargaan P3DN agar tingkatkan antusiasme industri RI

Pada kategori kementerian, ranking pertama penyerapan komitmen PDN untuk sementara dipegang oleh Kementerian Pertahanan dengan nomor Rp7,36 triliun, dilanjutkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebesar Rp5,56 triliun, dan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia senilai Rp2,53 triliun.

Pada kategori pemerintah daerah, ranking pertama penyerapan komitmen PDN dipegang oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan nomor Rp436 miliar, dilanjut Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp346 miliar dan Rp258 miliar.

“Penyerapan komitmen PDN dapat dipantau secara actual time melalui situs lkpp.bigbox.co.id/public/page/id/860,” jelas Menperin.

Situs tersebut menunjukkan jenis pengadaan terbesar nang masuk dalam perencanaan shopping PDN oleh kategori kementerian adalah pekerjaan bangunan dengan nilai Rp171,68 triliun, diikuti shopping peralatan sebesar Rp92,06 triliun, dan shopping jasa lainnya (Rp49,04 triliun).

Pada perencanaan shopping PDN dalam kategori pemerintah daerah, pengadaan terbesar adalah pada pekerjaan bangunan dengan nilai 177,37triliun. Kemudian shopping peralatan Rp126,77 triliun, dan jasa lainnya Rp63,55 triliun.

“Dalam penyelenggaraan Business Matching ini, kami mempertemukan lembaga pengguna dengan perusahaan industri di dalam negeri nang mempunyai produk-produk sesuai dengan kebutuhan,” imbuhnya.

Berita lain dengan Judul: SIG raih penghargaan P3DN kategori "BUMN Terbaik" dari Kemenperin

Sebagaimana disampaikan Presiden Joko Widodo saat membuka Business Matching, Belanja PDN merupakan langkah strategis untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional dan mendukung daya saing industri di Tanah Air.

Menurut Presiden, kunci pengoptimalan penggunaan anggaran bagi pembelian produk lokal adalah kedisiplinan penerapan dalam merealisasikan anggaran.

Sehingga dengan peningkatan pesat jumlah PDN nang ditampilkan di e-Katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dalam waktu relatif singkat, setahun lebih sedikit, seluruh lembaga pengguna anggaran negara dan wilayah kudu meningkatkan shopping produk lokalnya.

Senada dengan itu, Menperin menyampaikan pentingnya pemetaan sejak awal kebutuhan barang/jasa di instansi.

“Business Matching Belanja PDN juga diharapkan dapat memetakan kebutuhan peralatan pada pengadaan barang/jasa nang bakal dilakukan oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, BUMN, dan BUMD pada tahun 2023, sehingga produsen dalam negeri bisa memanfaatkan kesempatan nang ada,” ujar Menperin.

Business Matching Belanja PDN 2023 bakal berjalan hingga 17 Maret 2023 dan rencananya bakal ditutup oleh Menteri Perindustrian.

Selama tiga hari pelaksanaan, peserta nang terdiri dari PPK satker, asosiasi industri, produsen hulu-hilir serta penyedia bakal duduk di setiap desk nang sudah disediakan secara bergantian untuk melakukan jumpa bisnis.

Selain itu juga bakal dilaksanakan Penghargaan P3DN tahun 2023, Forum Komunikasi Tim P3DN, Talkshow dan Bimbingan Teknis Pengadaan, serta Pojok Konsultasi untuk peserta aktivitas nang memerlukan penjelasan teknis mengenai dengan penyelenggaraan perencanaan, pengadaan, pengawasan, sertifikasi TKDN, sertifikasi TKDN IK, alias konsultasi lainnya.

Berita lain dengan Judul: Kemenperin konsisten percepatan transformasi Industri 4.0

Sepanjang penyelenggaraan Business Matching PDN 2023, para peserta juga dapat menyaksikan Pameran Produk Dalam Negeri di letak acara. Terdapat 108 perusahaan bimbingan Kemenperin nang memamerkan produk unggulan dalam negeri.

“Pameran Produk Dalam Negeri ini diikuti oleh perusahaan-perusahaan nang mempunyai produk nang sudah bersertifikat TKDN. Selain itu, juga terdapat produk-produk IKM nang tentunya juga berasal dari produsen dalam negeri,” terang Agus.

Dari sektor Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil tercatat 18 perusahaan dalam negeri telah ikut dalam pameran. Berturut-turut dari sektor Industri Agro, Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika serta bimbingan dari sektor Industri Kecil, Menengah, dan Aneka telah membuka booth sebanyak 17 booth, 45 booth, dan 20 booth. Selain itu, terdapat sembilan lembaga jasa industri nang juga turut membuka booth pameran.

Sella Panduarsa Gareta

COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close