Trending

Ekonom UI sebut layanan Starlink tingkatkan perhatian isu data pribadi - Beritaja

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta (BERITAJA) - Ekonom Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) Teuku Riefky mengatakan kehadiran jasa internet satelit Starlink di Indonesia dapat meningkatkan perhatian pada rumor keamanan info pribadi.

Menurut Teuku, peluncuran jasa internet Starlink di Indonesia memberikan akibat positif bagi masyarakat, ialah peningkatan akses internet terutama di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).

Akan tetapi, dibalik faedah yang diterima dari akses internet Starlink memunculkan perhatian mengenai akibat keamanan info pribadi konsumen.

Teuku menuturkan rumor keamanan info pribadi ini tidak unik ditujukan kepada jasa internet Starlink, tapi juga bagi seluruh penyelenggaraan jasa internet di Indonesia yang mempunyai akses terhadap info pribadi konsumennya.

Baca juga: Pakar TIK: Kehadiran Starlink beri kesetaraan info desa dan kota

Baca juga: Ada Starlink, Luhut sorong persaingan perusahaan jasa internet

"Isu data protection (perlindungan data) ini sebenarnya perlu di-raise (ditingkatkan) tidak hanya oleh Starlink apalagi domestic player (pelaku upaya domestik) punmampu melakukan sesuatu terhadap info ini. Kalau mau di-raise ke Starlink perlu raise juga ke pelaku yang punya data," kata Teuku dalam obrolan media yang digelar di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan pada Rabu.

Selain keamanan info pribadi, papar Teuku, kehadiran jasa internet Starlink juga memunculkan perhatian terhadap rumor kedaulatan digital Indonesia.

Menurutnya, rumor kedaulatan digital juga menjadi perhatian di beragam negara mengingat penyelenggara jasa internet asing seperti Starlinkmampu mengakses info pribadi masyarakat negara yang menjadi konsumennya.

"Dengan kehadiran Starlink misalnya, ada rumor bahwa kemudian internet satelit ada data-data yang mungkinmampu diakses oleh foreign entity (entitas asing) yang ini mungkin adalah rumor yang kita perlu dalami," ujar Teuku.

Oleh karenanya, peran negara, salah satunya lewat Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), menjadi krusial dalam melindungi info konsumen sehingga jasa internet satelit Starlinkmampu memberikan faedah bagi masyarakat dan tetap kondusif digunakan.

"Kehadiran negara tentu saja dalam corak KPPU adalah melindungi konsumen lampau kemudian membawa benefit (keuntungan) ke masyarakat seluas-luasnya," kata Teuku.

Baca juga: Peneliti sebut kehadiran Starlink percepat digitalisasi kesehatan

Baca juga: KPPU awasi Starlink agar tercipta persaingan sehat antarpelaku usaha

Baca juga: KPPU sebut nilai murah Starlink belum tentu "predatory pricing"


Editor: Mahfud
Copyright © BERITAJA 2024







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close