Trends

Ekonom SMF perkirakan KPR tumbuh 7 persen selama 2023 - BeritAja

Sedang Trending 11 bulan yang lalu
beritaja.com

Kalau suku kembang naik, permintaan KPR mungkin bakal melambat, mungkin di sekitar 6 sampai 7 persen

Jakarta (BERITAJA.COM) - Kepala Ekonom PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) Martin Daniel Siyaranamual memperkirakan Kredit Pemilikan Rakyat (KPR) tumbuh melemah sekitar 6 sampai 7 persen secara tahunan selama 2023 di tengah tren kenaikan suku bunga.

“Kalau suku kembang naik, permintaan KPR mungkin bakal melambat, mungkin di sekitar 6 sampai 7 persen. Ini sejalan dengan perkiraan dewan bahwa di 2023 ini tetap ada tantangan,” kata Martin Daniel Siyaranamual dalam konvensi pers di Kantor SMF Jakarta, Selasa.

Adapun pada 2022, penyaluran KPR tumbuh 8 persen secara tahunan.

Ia memperkirakan suku kembang referensi Bank Indonesia 7 Days Reverse Repo Rate bakal mencapai 6,75 persen hingga 7,25 persen pada akhir 2023.

“Kalau berasas hitung-hitungan SMF, suku kembang referensi BI bakal naik 25 pedoman poin (bps) di bulan Mei 2023. Kita bakal tunggu rilis pengangguran BPS,” katanya.

Berita lain dengan Judul: SMF piloting skema RTO penuhi kebutuhan perumahan masyarakat

Berita lain dengan Judul: SMF salurkan pembiayaan untuk pembangunan 152 homestay sampai 2022

Ia memperkirakan BI bakal kembali meningkatkan suku kembang referensi hingga 50 bps pada Juli sampai Agustus 2023, dan pada akhir tahun sebesar 25 bps.

“Tapi bakal berubah 180 derajat jika ketidakpastian dunia menurun. Kalau menurun, nomor suku kembang referensi BI nan saya sebutkan itu terlalu besar,” katanya.

Namun demikian, menurutnya saat ini rasio nilai penyaluran KPR di Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nan sebesar 2,99 persen tetap lebih rendah dibandingkan negara lain seperti India nan sudah menyentuh 6,58 persen.

Selain melalui support fiskal, penyaluran KPR untuk memenuhi kebutuhan perumahan masyarakat dapat ditingkatkan dengan perbaikan beragam regulasi, seperti pendisiplinan pemangku kepentingan sektor perumahan, meningkatkan penetrasi jasa finansial di masyarakat, dan menjadikan sektor perumahan sebagai prioritas.

Selain itu, pemerintah juga perlu berfokus mengembangkan kapabilitas BPD dan BPD dalam menyalurkan KPR khususnya untuk pekerja, serta turut memperbaiki kejuaraan penyaluran KPR di perbankan.

Berita lain dengan Judul: SMF targetkan pertumbuhan keahlian finansial di 2023

Berita lain dengan Judul: SMF terbitkan obligasi senilai Rp2 triliun dukung penyaluran KPR FLPP



COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023





Baca Juga:
  • Bahasa Banjar Translate dan Artinya
  • Pantun Bahasa Banjar
  • 10 Tanda Baca dalam Alquran
  • Terkini! Waktu Sholat Banjarmasin
  • Lengkap A-Z, Rekomendasi Nama Nama Bayi Laki Laki Islami dan Artinya
  • Lengkap! A-Z, Nama Nama Bayi Perempuan Islami dan Artinya


  • Kategori:



    Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di



    close