Trending

Dolar jatuh dekati terendah 2 bulan di Asia karena data ekonomi lemah - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Indeks dolar turun ke level terendah baru dua bulan di 101,43, setelah tergelincir 0,5 persen semalam

Singapura (BERITAJA.COM) - Dolar AS tertahan di dekat posisi terendah dua bulan di awal sesi Asia pada Rabu pagi, lantaran info ekonomi nang lemah mendukung pandangan bahwa Federal Reserve mendekati akhir dari siklus pengetatan moneternya.

Data semalam menunjukkan lowongan pekerjaan AS turun ke level terendah dalam nyaris dua tahun pada Februari, menunjukkan bahwa kondisi pasar tenaga kerja akhirnya melonggar.

Lowongan pekerjaan, ukuran permintaan tenaga kerja, turun 632.000 menjadi 9,9 juta pada hari terakhir Februari, Survei Pembukaan Pekerjaan dan Perputaran Tenaga Kerja bulanan, alias laporan JOLTS, menunjukkan. Para ahli ekonomi nang disurvei oleh Reuters memperkirakan 10,4 juta pembukaan.

Dikutip dari Reuters, indeks dolar, nang mengukur mata duit AS terhadap enam mata duit utama lainnya, turun ke level terendah baru dua bulan di 101,43, setelah tergelincir 0,5 persen semalam.

Euro naik 0,12 persen menjadi 1,0965 dolar, melayang di dekat puncak dua bulan nang disentuhnya pada Selasa (4/4/2023). Sterling terakhir diperdagangkan pada 1,2509 dolar, menguat 0,08 persen pagi ini, hanya sedikit dari level tertinggi sepuluh bulan nang dicapai sehari sebelumnya.

Kiwi terdongkrak 0,08 persen menjadi 0,632 dolar AS menjelang keputusan kebijakan dari bank sentral Selandia Baru (RBNZ) di kemudian hari.

Bank sentral diperkirakan bakal memperlambat laju pengetatan moneter, meningkatkan suku kembang hanya sebesar 25 pedoman poin. Investor bakal mencermati dengan jeli komentar nang menyertainya untuk setiap petunjuk tentang berakhirnya siklus pengetatan.

Rodrigo Catril, mahir strategi mata duit senior di National Australia Bank, mengatakan penurunan lowongan pekerjaan menegaskan pelunakan permintaan tenaga kerja AS, dengan penurunan lebih lanjut diperkirakan selama beberapa bulan mendatang.

"Fokus bakal beranjak ke laporan ketenagakerjaan utama pada Jumat (7/4/2023), di mana konsensus memilih moderasi lebih lanjut dalam pertumbuhan info penggajian non-pertanian (NFP) menjadi 240 ribu."

Data pekerjaan nang lebih lembut dari nang diantisipasi menyebabkan pasar mengubah prospek kenaikan suku bunga. Pasar sekarang memperkirakan kesempatan 59 persen Fed bakal mempertahankan suku kembang tak berubah pada pertemuan kebijakan Mei, perangkat CME FedWatch menunjukkan. Pasar memperkirakan kesempatan 43 persen Fed tidak meningkatkan suku kembang sehari sebelumnya.

Jajak pendapat Reuters terhadap mahir strategi kurs asing menunjukkan bahwa dolar AS kemungkinan bakal melemah terhadap sebagian besar mata duit utama pada tahun 2023, lantaran kesenjangan suku kembang dengan rekan-rekannya menyempit, menempatkan mata duit AS dalam posisi melindungi setelah memimpin selama beberapa tahun.

Di pasar obligasi AS, imbal hasil obligasi pemerintah dua tahun, nang biasanya bergerak sejalan dengan ekspektasi suku bunga, naik 1,4 pedoman poin menjadi 3,848 persen, setelah turun 14 pedoman poin pada Selasa (4/4/2023).

Imbal hasil pada obligasi pemerintah AS 10-tahun naik 1,1 pedoman poin menjadi 3,348 persen, setelah turun 9 pedoman poin semalam.

Presiden Federal Reserve Cleveland, Loretta Mester mengatakan pada Selasa (4/4/2023) bahwa sementara ekonomi tampaknya berada di jalur menuju perlambatan, bank sentral kemungkinan mempunyai lebih banyak kenaikan suku kembang di depannya.

Dolar Australia naik 0,18 persen menjadi 0,676 dolar AS, sehari setelah bank sentral Australia mempertahankan suku kembang tidak berubah di 3,6 persen, menghentikan 10 kenaikan berturut-turut, mengatakan perlu lebih banyak waktu untuk menilai akibat kenaikan di masa lalu.

Yen Jepang menguat 0,21 persen menjadi 131,41 per dolar.

Berita lain dengan Judul: Dolar jatuh lantaran info lesu, pasar bertaruh Fed dekati akhir kenaikan
Berita lain dengan Judul: Emas menguat, bertengger di atas 2.000 dolar AS untuk sesi kedua
Berita lain dengan Judul: Yuan terangkat 106 pedoman poin menjadi 6,8699 terhadap dolar AS

:
Kelik Dewanto
COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close