DJKN Lampung mencatat pokok lelang capai Rp360,46 miliar pada 2022 - BeritAja

Sedang Trending 9 bulan yang lalu
beritaja.com

Jadi memang berbeda dari 2021 dimana sasaran pokok lelang sebesar Rp415 miliar dan realisasinya Rp449,6 miliar.

Bandarlampung (BERITAJA.COM) - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Provinsi Lampung mencatat realisasi penyelenggaraan pokok lelang pada 2022 mencapai Rp360,46 miliar alias 90,12 persen.

"Tahun 2022 ini lantaran ada pemulihan ekonomi nasional, jumlah realisasi pokok lelang dan PNBP dengan sasaran ada perbedaan sedikit," kata Kepala Kanwil DJKN Lampung Dudung Rudi, di Bandarlampung, Selasa.

Ia mengatakan sasaran penyelenggaraan pokok lelang pada 2022 tercatat Rp400 miliar, sedangkan untuk realisasi Rp360,46 miliar alias persentasenya ada 90,12 persen.

"Jadi memang berbeda dari 2021 dimana sasaran pokok lelang sebesar Rp415 miliar dan realisasinya Rp449,6 miliar. Sedangkan untuk PNBP lelang sasaran Rp10 miliar dengan realisasi Rp9,9 miliar," katanya pula.

Dia melanjutkan, sedangkan untuk penerimaan PNBP dari bea lelang pada 2022 tercatat dari sasaran sebanyak Rp9,5 miliar, telah terealisasi sebanyak 99,72 persen alias jika dikonversikan sebanyak Rp9,4 miliar.

"Jadi memang ada beberapa penyebab turunnya realisasi pokok lelang 2022 dari 2021 lalu, salah satunya nan jadi jagoan adalah lelang eksekusi dan ini mengalami penurunan. Karena banyak masyarakat nan membeli kendaraan bermotor bisa mengembalikan angsuran sehingga tidak ada lelang," katanya pula.

Dia menjelaskan pada 2023 ditargetkan nilai pokok lelang sebesar Rp410,3 miliar, sedangkan sasaran PNBP dari bea lelang adalah Rp10 miliar.

"Berdasarkan info terakhir pada 3 Maret 2023 untuk realisasi pokok lelang ada Rp29,6 miliar, sedangkan untuk realisasi PNBP sebesar Rp688,7 juta," ujar dia lagi.

Menurut dia, di tahun ini seiring dengan adanya perbaikan ekonomi, maka dimungkinkan nilai pokok lelang bakal berkurang lantaran adanya pengurangan eksekusi lelang.

"Dengan adanya perbaikan keadaan tersebut, maka bakal dilihat kembali potensi lelang lainnya nan belum digali sepenuhnya, selain kendaraan bermotor seperti properti. Tapi diharapkan masyarakat bisa bayar ini, dan jika ada agunan nan mau dilelang kami siap melaksanakannya," ujar dia pula.
Berita lain dengan Judul: Pemerintah serap biaya Rp14 triliun dari lelang 6 seri sukuk negara
Berita lain dengan Judul: Pemerintah serap biaya Rp12 triliun dari lelang 6 seri sukuk negara


Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023





Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di Google News




Ikuti Media Sosial Kami
Affiliate: Life Health / Inforia / Blogkoopedia
close