Trending

Dishut: 27 ribu hektare hutan mangrove di Sultra mesti direhabilitasi - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Dari 93 ribu hektare total luas mangrove nang ada, kurang lebih terdapat 27.664,80 hektare perlu dilakukan rehabilitasi alias penanaman kembali nang tersebar di 17 kabupaten/kota

Kendari (BERITAJA.COM) - Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyebut bahwa seluas 27 ribu hektare rimba mangrove di Bumi Anoa mesti direhabilitasi.

Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan dan Lahan Dishut Sultra La Ode Yulardhi di Kendari, Senin, mengatakan bahwa total rimba mangrove di Bumi Anoa ini seluas 93.830,52 hektare nang terdiri dari potensi kediaman mangrove seluas 27.664,80 hektare dan luas eksisting  66.165,72 hektare.

“Dari 93 ribu hektare total luas mangrove nang ada, kurang lebih terdapat 27.664,80 hektare perlu dilakukan rehabilitasi alias penanaman kembali nang tersebar di 17 kabupaten/kota,” kata La Ode Yulardhi.

Berita lain dengan Judul: Geopark Tambora dan PPN konservasi mangrove di Teluk Bima

Dia menyebut bahwa Kawasan rimba mangrove nang mesti direhabilitasi tersebut, ialah di Kabupaten Bombana seluas 5.395,66 hektare, Kabupaten Buton 13,83 hektare, Buton Selatan (Busel) 1,68 hektare, Buton Tengah (Buteng) 201,63 hektare, Buton Utara (Butur) 233,56 hektare, Kolaka 3.972,85 hektare, dan Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) seluas 3.563,40 hektare.

“Lalu Kabupaten Konawe seluas 2.512,36 hektare, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) 26,27 hektare, Konawe Selatan (Konsel) 5.766,63 hektare, Kabupaten Konawe Utara (Konut) 1.764,03 hektare, Kabupaten Muna 2.796,02 hektare, Muna Barat (Mubar) 1.221,22 hektare, Kabupaten Wakatobi 15 hektare, Kota Baubau 29,23 hektare, dan Kota Kendari 151,46 hektare,” bebernya.

Ia menyebut bahwa dari 93 rimba mangrove itu, terdapat beberapa area nang rusak dan ada juga nang tetap bagus.

“Nah tugasnya kita, jika ada nang rusak kita coba tanami, harapannya ke depan dengan kondisi luas mangrove nang bagus itu tetap terjaga dan jika bisa bertambah,” ucapnya.

Berita lain dengan Judul: IKPP gandeng pelajar hingga PWI tanam magrove dukung eco-tourism

Untuk tahun ini, lanjut La Ode Yulardhi, Dishut Sultra telah mencanangkan penanaman mangrove pada 15 hektare area rimba mangrove nang ada.

“15 hektare rimba mangrove tersebut berada di Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Peropea Kabupaten Butur dan 10 hektare lainnya berada di KPH Gantara daratan Kabupaten Muna,” tutupnya

La Ode Muh. Deden Saputra

COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close