Trending

Dhony Rahajoe: Enam perusahaan siap bangun rumah bagi ASN di IKN - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Dia menargetkan 17.000 unit perumahan bakal dibangun menggunakan anggaran nang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan ada investasi melalui skema kerja sama antara pemerintah dan badan upaya (KPBU).

Jakarta (BERITAJA.COM) - Wakil Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Dhony Rahajoe mengatakan ada enam perusahaan nang bakal membangun kediaman alias perumahan bagi 16.990 Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri nang pindah ke IKN pada 2024.

Dia menargetkan 17.000 unit perumahan bakal dibangun menggunakan anggaran nang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan ada investasi melalui skema kerja sama antara pemerintah dan badan upaya (KPBU).

"Sudah disiapkan semua nang perumahan nang sasaran 17.000 dari pemerintah hanya untuk membangun nang Rp9,4 triliun. Ada 5 perusahaan nang sudah mendapat izin prinsip, 6 sebetulnya, tapi nang 1 tidak mau diekspos," ujar Dhony di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin.

Dhony mengatakan lima perusahaan nang telah menerima Surat Izin Prakarsa Proyek (SIPP) dari Otorita IKN ialah PT Summarecon Agung Tbk. (SMRA), Konsorsium Nusantara (RBN CCFG), Korean Land and Housing Corporation (KLHC), PT Perintis Triniti Properti Tbk (Konsorsium Triniti), dan PT Nindya Karya. Adapun biaya APBN nang digelontorkan mencapai Rp9,4 triliun untuk membangun 2.585 unit hunian.

"Ini sudah nyaris Rp50 triliun nilai investasinya untuk perumahan saja," katanya.

Berita lain dengan Judul: Kepala OIKN ungkap 16 negara tertarik proyek IKN

Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan perumahan bagi ASN di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dalam corak apartemen.

"Kita upayakan untuk rumah bagi semua ASN adalah dalam corak apartemen," ujar Ketua Satuan Tugas (satgas) Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Kementerian PUPR Danis Hidayat Sumadilaga di Balikpapan, Kalimantan Timur pada Sabtu (1/4).

Danis mengatakan, Kementerian PUPR mengusulkan pembangunan 47 tower apartemen ASN dengan nilai kurang lebih Rp9,4 triliun. Dari sisi letak Satgas IKN sudah menentukan di mana untuk area kediaman dan non-hunian.

Terkait pengadaannya, sesuai dengan pengpetunjukan presiden bahwa untuk pembangunan rumah bagi ASN jika bisa sebagian dari APBN serta kebanyakan dari Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

"Itu kita laksanakan, pada saat ini Menteri PUPR sedang menyiapkan usulan di mana ada sebagian nang dibangun oleh pemerintah melalui APBN," ujar Danis.

Dia menambahkan, sejauh ini Kementerian PUPR sedang menunggu respons dari Kementerian Keuangan mengenai usulan tersebut.

Berita lain dengan Judul: Kepala OIKN godok peraturan untuk hindari mafia tanah

Narda Margaretha Sinambela
Imam Budilaksono
COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close