Trending

BRI Finance atur strategi perdalam pasar pembiayaan kendaraan listrik - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Ini menjadi komitmen dan support nyata BRI Group dalam melakukan percepatan ekosistem kendaraan listrik

Jakarta (BERITAJA.COM) - PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) mempersiapkan beragam strategi untuk memperdalam penetrasi pasar pembiayaan kendaraan listrik pada 2023, di antaranya dengan skema business to business (B2B) maupun business to consumer (B2C).

Direktur Utama BRI Finance Azizatun Azhimah dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu, mengatakan selain memperbesar pasar perseroan secara keseluruhan, langkah tersebut merupakan komitmen BRI Finance sebagai perusahaan anak usaha BRI untuk mendukung program percepatan penggunaan kendaraan listrik nang dicanangkan pemerintah.

"Sebagai bagian dari BRI Group, ini menjadi komitmen dan support nyata BRI Group dalam melakukan percepatan ekosistem kendaraan listrik guna mewujudkan aspirasi pemerintah ialah emisi nol bersih pada 2060, baik melalui pembiayaan untuk B2B maupun skema B2C," ujarnya nang berkawan disapa Azizah ini.

Komitmen BRI Group dalam mendukung program support pemerintah dalam kepemilikan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) bagi masyarakat ditandai dengan sinergi PT PLN (Persero) dengan Himbara nang disampaikan dalam konvensi pers pada Jumat (10/3/2023).

Ia menyebut BRI melalui BRI Finance juga bakal bekerja sama dengan PLN untuk menjadikan skema pembiayaan kendaraan listrik sebagai salah satu pengganti pembiayaan di platform marketplace nang telah dibangun oleh PLN di PLN Mobile.

Terkait skema pembiayaan B2B, Bank BRI mempunyai skema B2B kepada perusahaan manufaktur nang memproduksi mobil alias sepeda motor listrik. Adapun untuk skema B2C, BRI Group mempunyai tiga jenis skema pembiayaan nang dapat diakses pengguna untuk membeli kendaraan listrik.

Skema pertama, pembiayaan untuk tenaga kerja nang mempunyai penghasilan tetap untuk pembelian kendaraan listrik baik mobil maupun sepeda motor melalui penawaran suku kembang kompetitif serta bebas biaya manajemen dan provisi.

Kemudian, kedua adalah program pembiayaan angsuran kepemilikan kendaraan bermotor dengan duit muka (down payment/DP) mulai nol persen dan tingkat kembang nang kompetitif. Skema ketiga ialah pembelian sepeda motor listrik menggunakan kartu angsuran dan bisa dicicil.

Azizah pun mengatakan pihaknya telah mempunyai dan memasarkan beberapa produk pembiayaan kendaraan listrik sejak tahun lalu, salah satunya pembiayaan kepada instansi-instansi nang memerlukan pembiayaan dan pengadaan kendaraan listrik, baik mobil maupun kendaraan roda dua.

Upaya strategis dari BRI Finance itu merujuk pada pertumbuhan kendaraan listrik nang terus meningkat. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat pada 2022, penjualan mobil listrik berbasis baterai mencapai 10.327 unit alias tumbuh sekitar 1.400 persen dari 2021 nang hanya 687 unit.

Sementara itu, untuk memandang perkembangan pasar sepeda motor listrik bisa merujuk pada sertifikat registrasi uji jenis (SRUT) nang dikeluarkan Kementerian Perhubungan, nang mana sekitar 35.000 unit sepeda motor listrik sudah digunakan masyarakat hingga akhir 2022.

Oleh lantaran itu, menurut dia, tren penjualan kendaraan listrik berbasis baterai bakal kembali bergairah tahun ini seiring dengan kondisi ekonomi nang menggeliat, nang diiringi pula kebijakan pemerintah nang bakal mendongkrak penjualan kendaraan listrik berbasis baterai, di antaranya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2022.

Melalui inpres ini, lembaga pemerintah pusat hingga wilayah diwajibkan menggunakan kendaraan listrik berbasis baterai sebagai kendaraan dinas operasional alias kendaraan perorangan dinas.

"Kami siap mendukung angan berbareng untuk menjadikan Bumi ini lebih sejuk dan lebih hijau di Indonesia. Pemerintah maupun pelaku upaya sudah mempunyai langkah strategis masing-masing dalam rangka peningkatan penggunaan kendaraan listrik, sehingga kami berambisi pasar bakal menyambut dengan positif," ujarnya.

Berita lain dengan Judul: BRI mulai rangkaian pembagian sisa dividen Rp34,89 triliun di 21 Maret
Berita lain dengan Judul: BRI Insurance meraih dua penghargaan dalam Anugerah BUMN 2023
Berita lain dengan Judul: RUPST BRI setujui beli kembali saham perseroan maksimal Rp1,5 triliun


Kelik Dewanto
COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close