Trending

BPBD Flores Timur siapkan penanganan warga terdampak erupsi Lewotobi - Beritaja

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Kami sudah menyiapkan lokasi, peralatan, dan logistik

Kupang (BERITAJA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah melakukan beragam persiapan penanganan bagi penduduk yang dinyatakan terakibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki andaikan tingkat aktivitas gunung naik pada Level IV alias Awas.

"Kami sudah menyiapkan lokasi, peralatan, dan logistik," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Flores Timur Avelina Hallan ketika dihubungi dari Kupang, Kamis.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Flores Timur telah menetapkan status Siaga Darurat Bencana Alam Erupsi Gunung Api Lewotobi Laki-laki sejak 10 Juni hingga 24 Juni 2024.

Status tersebut ditetapkan setelah kenaikan tingkat aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki dari Level II Waspada menjadi Level III Siaga.

Baca juga: Badan Geologi: Empat desa waspada debu vulkanik erupsi Lewotobi

Avelina menyampaikan beragam persiapan pun telah dilakukan antara lain menyiapkan letak untuk pemindahan warga.

Apabila tingkat aktivitas gunung itu naik menjadi Level IV Awas, penduduk yang terakibat pun bakal dievakuasi ke SD dan SMP di Boru, Kecamatan Wulanggitang, serta ke Desa Bokang di Kecamatan Titehena.

Selanjutnya BPBD Kabupaten Flores Timur juga telah menyiapkan peralatan, seperti mobil dan menara lampu (light tower), serta logistik seperti kasur lipat dan selimut.

Untuk pemenuhan kebutuhan air bersih di letak pengungsian, kata dia, BPBD Kabupaten Flores Timur telah menyiagakan tiga mobil tangki air.

Baca juga: Jumlah penduduk terakibat erupsi di Flores Timur mencapai empat ribu jiwa

Ia menyebut BPBD Kabupaten Flores Timur juga tetap mempunyai stok sembako untuk digunakan pengungsi. "Apabila terjadi peningkatan status Gunung Lewotobi Laki-laki maka semuanya sudah dalam keadaan siap," ungkapnya.

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah memberikan rekomendasi agar masyarakat menjauhi area yang berdekatan dengan pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.

Dalam rekomendasi tersebut, masyarakat, wisatawan, dan pengunjung, diingatkan untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius tiga kilometer dari pusat erupsi, serta sektoral 4 km petunjuk utara-timur laut dan 5 km sektor timur laut.

Baca juga: Badan Geologi ingatkan penduduk jauhi pusat erupsi Lewotobi Laki-laki

nsiska Mariana Nuka
Editor: Mahfud
Copyright © BERITAJA 2024







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close