Trending

BMKG prakirakan wilayah Jateng masuki masa pancaroba - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Cilacap (BERITAJA.COM) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memrakirakan wilayah Jawa Tengah khususnya bagian selatan telah memasuki masa pancaroba alias transisi dari musim hujan menuju kemarau.

"Perkembangan cuaca saat ini tetap ada hujan tetapi tidak merata, lebih sering terjadi pada sore hingga malam hari dan kadang disertai petir," kata Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo di Cilacap, Jumat.

Menurut dia, suhu udara saat ini berkisar 23-32 derajat Celcius dan suhu maksimum biasanya bakal berangsur naik seiring dengan masuk ke masa pancaroba.

Selain itu, kata dia, pola angin saat sekarang bergerak dari petunjuk tenggara hingga barat dengan kecepatan berkisar 5-40 kilometer per jam, sedangkan kelembapan udara berkisar 63-96 persen.

Berita lain dengan Judul: BMKG: Laut selatan Jabar-DIY segera masuki masa pancaroba

Berita lain dengan Judul: BMKG: Gelombang tinggi tetap berpotensi di laut Selatan Jabar-DIY

"Ke depan untuk wilayah Cilacap tetap berpotensi hujan ringan hingga sedang terutama sore-malam hari, sedangkan wilayah Banyumas condong siang-sore hari," jelasnya.

Terkait dengan datangnya masa pancaroba, dia mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi angin puting beliung berupa hujan lebat nan terjadi secara tiba-tiba dengan disertai angin kencang nan berjalan singkat dan kadang disertai petir.

Menurut dia, angin puting beliung nan berpotensi terjadi pada masa pancaroba biasanya ditandai dengan kondisi cuaca pada pagi hari terlihat cerah dan suhu udara terasa panas terik.

Akan tetapi menjelang siang, kata dia, cuaca mulai terlihat mendung seiring dengan munculnya awan Cumulus (awan putih berlapis-lapis) dan disusul dengan kemunculan awan Cumulonimbus (CB) nan berwarna abu-abu menjulang tinggi seperti kembang kol.

"Awan CB itulah nan dapat memicu terjadinya angin puting beliung," katanya.

Lebih lanjut, Teguh mengatakan laut selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta saat sekarang juga memasuki masa transisi dari musim angin baratan menuju musim angin timuran.

Dengan demikian, kata dia, tinggi gelombang relatif sedang (1,25-2,5 meter) nan sering terjadi di laut selatan Jabar-DIY. 

Berita lain dengan Judul: 118 gedung rusak akibat puting beliung di Cilacap

Berita lain dengan Judul: BMKG prakirakan hujan tetap berpotensi di Jateng selatan hingga Maret


 


Zita Meirina
COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close