Trending

BI optimalkan peran pesantren mengembangkan komoditas pangan strategis - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Kami bakal juga mendorong pesantren ini menjadi pusat pengembangan komoditas pangan strategis.

Jakarta (BERITAJA.COM) - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Juda Agung mengatakan BI bakal mengoptimalkan peran pesantren untuk pengembangan komoditas pangan strategis dalam mendukung ketahanan pangan di Indonesia.

"Kami bakal juga mendorong pesantren ini menjadi pusat pengembangan komoditas pangan strategis," kata Juda dalam aktivitas Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Jawa Timur 2023 dipantau dalam jaringan di Jakarta, Jumat.

Juda menuturkan BI mempunyai program Integrated Farming with Technology and Information (Infratani) nang mengembangkan prasarana budi daya hortikultura berbasis teknologi. Program tersebut mendukung penguatan sektor pertanian terintegrasi nang berbasis pada pemanfaatan teknologi digital.

Saat ini, program tersebut sudah tersebar di 90 pondok pesantren di beragam wilayah di Indonesia, dan Juda berambisi pada 2023, program tersebut bakal dilakukan di Jawa Timur. Dengan demikian, pesantren dapat semakin berkedudukan mendukung produksi pertanian dan hortikultura guna mendukung ketahanan pangan.

"Peran pondok-pondok pesantren dapat kita optimalkan untuk mendukung program ketahanan pangan," ujar Juda dalam aktivitas nang bertemakan Sinergi dan Inovasi untuk Ketahanan Pangan Nasional melalui Teknologi Pertanian dan Digitalisasi itu.

Juda juga berambisi Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (Hebitren) dapat terlibat dengan membujuk anggotanya aktif di dalam mendukung ketahanan pangan di Indonesia.

Ia mengatakan ada pesantren nang sudah bisa mengaplikasikan teknologi dan digitalisasi dalam pertanian seperti green house, pemupukan dan penyiraman tanaman dengan memanfaatkan internet of things sehingga penyiraman bisa dilakukan secara otomatis. Pemanfaatan teknologi tersebut mendorong produktivitas pertanian semakin meningkat.

Untuk itu, dia menuturkan beragam praktik baik pengembangan komoditas pangan strategis nang dilakukan suatu pesantren di suatu wilayah dapat direplikasikan di pesantren-pesantren lain di beragam wilayah sehingga akibatnya semakin meluas.

Dalam rangka penguatan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), BI Provinsi Jawa Timur bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur merumuskan terobosan strategis sebagai upaya stabilisasi nilai pangan melalui program Digdaya (Digitalisasi dan Inovasi Budidaya Pertanian), Amukti (Amankan Distribusi Pangan Strategis), dan Palapa (Pembiayaan Inklusif Pelaku Usaha Pangan).
Berita lain dengan Judul: BI: Transaksi duit elektronik meningkat jadi Rp35,7 triliun
Berita lain dengan Judul: BI: Antisipasi akibat cuaca jelek untuk jaga kesiapan pangan


Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close