Trending

BI dorong perluasan program tanam cabai di wilayah Sultra - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Kendari (BERITAJA.COM) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Sulawesi Tenggara mendorong ekspansi Program Tanam Cabai Kendalikan Inflasi (Tabe Di) sebagai upaya pengendalian laju inflasi di provinsi tersebut.

Kepala BI Sultra Doni Septadijaya di Kendari, Senin mengatakan pihaknya terus mendorong penurunan inflasi pangan bergolak melalui beragam aktivitas salah satunya mendorong aktivitas tanam cabe di tahun 2023.

"Perluasan Program Tabe Di alias tanam cabe kendalikan inflasi terus kami lakukan di di kabupaten/kota se-Sultra, seperti Kota Kendari, Kabupaten Kolaka Timur, Konawe Utara, Konawe Selatan Bombana, Kota Baubau, dan Buton Selatan," katanya.

Dia menerangkan penerapan aktivitas Program Tabe Di nang berkepanjangan mengusung konsep pembangunan partisipatif nang mempunyai konsentrasi utama mengikutsertakan golongan wanita tani, hebitren, gapoktan, pegawai milenial dan mahasiswa.

"Ini terus kita tingkatkan lantaran Program Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Sultra dengan Program Tabe Di berkontribusi terhadap pengendalian inflasi golongan komoditas pangan bergolak di Sultra tahun 2022 lalu," ujar Doni.

Di tahun 2023, lanjut Doni, BI Sultra melakukan ekspansi aktivitas Tabe Di bekerja sama dengan Poktan Griya Asri Cendana Kelurahan Kambu pada lahan seluas 2 hektare nang siap tanam.

Lahan tersebut bakal digunakan untuk penanaman bibit bawang dan cabe, sementara Pemda memberikan support berupa penyiapan bibit dan lahan.

Doni mengaku bahwa pihaknya juga menginisiasi aktivitas tanam bawang merah bersinergi dengan Pemerintah Dpetunjuk di Sultra untuk mengembangkan komoditas strategis ialah meliputi pemberian bibit komoditas cabai, support perangkat produksi pertanian (Alsintan) serta sarana produksi pertanian (Saprotan).

Dia menyebut bahwa pihaknya telah mempunyai mitra dalam pengembangan komoditas strategis tersebut antara lain KWT Al-Mukhlis Kota Kendari, Poktan Alaa Mburema Konut.

Lalu LM3 Pesantren Islam Al-Irsyad Konsel, Gapoktan Molagina Kota Baubau, Gapoktan Sumber Rezeki Buton Selatan dan Kelompok Tani Berkah di Bombana.

"Berdasarkan support nang diberikan dapat dihasilkan peningkatan produksi bawang merah mencapai 16 ton dan cabe merah mencapai 50 ton dari penanaman 75 ribu bibit cabe merah," tutur dia.

Dia menambahkan inflasi campuran Sultra tahun 2022 terdiri dari inflasi di Kota Kendari dan Baubau tercatat sebesar 7,39 persen, golongan komoditas nang diatur pemerintah mencatat inflasi sebesar 21,38 persen (yoy) dan andil 4,37 persen (yoy), disusul golongan inflasi inti mencatat inflasi sebesar 3,53 persen (yoy) dengan andil 2,05 persen (yoy).

Berita lain dengan Judul: Kementan puji petani Barito Selatan sukses tanam cabai

Berita lain dengan Judul: Menggantungkan hidup dari tanaman cabe rawit hiyung



COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close