Trending

Bapanas minta Bulog dan usaha penggilingan padi perkuat sinergi - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Dengan menggandeng penggilingan padi mini dan sedang, selain mendapatkan serapan beras untuk meningkatkan stok persediaan beras pemerintah (CBP)....

Jakarta (BERITAJA.COM) - Badan Pangan Nasional (Bapanas) meminta Perum Bulog dan pelaku upaya penggilingan padi untuk memperkuat sinergi untuk meningkatkan serapan beras pada musim panen raya.

“Dengan menggandeng penggilingan padi mini dan sedang, selain mendapatkan serapan beras untuk meningkatkan stok persediaan beras pemerintah (CBP), Bulog juga turut mendukung keberlangsungan usaha penggilingan padi tersebut,” kata Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi di Jakarta, Kamis.

Arief memastikan kerja sama antara Bulog dan penggilingan padi bakal melangkah saling menguntungkan. Bulog siap menyerap hasil panen raya nan berjalan sampai Mei dengan jumlah besar melalui penugasan penyerapan 2,19 juta ton dengan sasaran pemenuhan 70 persen CBP.

“Bulog sudah kami tugaskan untuk meningkatkan serapan pada panen raya ini. Kerja sama dan transaksi dengan Bulog juga kami jaga agar saling menguntungkan. Kalau penggilingan padi punya beras dengan kualitas dan harganya cocok Bulog siap langsung serap, cash and carry,” ujarnya.

Berita lain dengan Judul: Jaga daya saing, Bapanas cabut patokan pemisah atas nilai gabah dan beras

Di samping itu, BUMN Pangan ini juga telah menyiapkan sejumlah rencana pengadaan nan memungkinkan dilakukan penyerapan dengan beragam skema, di antaranya skema CBP, fleksibilitas, alias melalui skema komersial.

Arief menjelaskan, saat ini Bulog juga telah membangun Modern Rice Milling Plant (MRMP) di 13 letak untuk menambah potensi penyerapan gabah nan diharapkan bisa mendongkrak tingkat serapan Bulog pada tahun ini.

“Bapak Presiden menekankan agar semua pihak bersama-sama menjaga nilai beras agar stabil, lantaran beras ini adalah salah satu komoditas nan memberikan andil terhadap inflasi,” jelasnya.

Berita lain dengan Judul: Jokowi sebut Bapanas segera umumkan HPP gabah terbaru usai GKP turun

Selain itu, pemerintah juga sedang menghitung Harga Pembelian Pemerintah (HPP) terbaru berasas usulan para stakeholder pangan nasional serta disesuaikan dengan perkembangan nilai keekonomian gabah dan beras.

Dengan HPP terbaru tersebut, diharapkan Bulog bakal mempunyai nilai nan baik untuk menyerap sehingga turut berkontribusi menjaga keseimbangan nilai gabah di tingkat petani, pedagang, dan konsumen.



COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close