Trends

Bamsoet dukung penguatan keamanan siber melalui kerja sama ASEAN - BeritAja

Sedang Trending 11 bulan yang lalu
beritaja.com

Jakarta (BERITAJA.COM) - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendukung penguatan keamanan siber nasional melalui kerja sama regional ASEAN, terlebih Indonesia memegang tampuk Keketuaan ASEAN 2023.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan pidato kunci secara virtual pada aktivitas Web Summit Data Secure AI 2023 nan diselenggarakan oleh Asosiasi Big Data dan Artificial Intelligence (ABDI), di Jakarta, Selasa.

"Urgensi membangun kerja sama di sektor keamanan siber inilah nan melatarbelakangi lahirnya ASEAN cybersecurity cooperation strategy," kata Bamsoet sapaan karibnya dalam keterangan tertulis nan diterima di Jakarta.

Berita lain dengan Judul: Bamsoet minta Arab Saudi beri tambahan kuota haji Indonesia

Ia menyebut ASEAN cybersecurity cooperation strategy memberikan peta jalan kerjasama regional untuk mencapai tujuan ruang siber nan kondusif dan terpercaya pada pelayanan publik dan aktivitas online masyarakat di area ASEAN.

Menurut dia, kerjasama dan kerjasama ASEAN menjadi rumor nan strategis dan krusial lantaran para peretas dan pelaku kejahatan siber juga bekerja-sama dengan memanfaatkan beragam ruang digital.

Mulai dari, cyberspace, dark web, hingga metaverse dengan beragam teknologi terkini seperti big data analytics, info science, AI, blockchain NFT.

Ia menilai perlindungan info menjadi rumor krusial di tengah lompatan kemajuan teknologi informasi.

Apalagi, lanjut dia, Pandemi COVID-19 telah mendorong percepatan digitalisasi, migrasi sektor bisnis, dan aktivitas sosial masyarakat menuju era cyberspace (dunia maya) dan selanjutnya metaverse (realitas virtual).

Untuk itu, ujarnya lagi, meski teknologi membawa faedah dalam konteks percepatan pemulihan ekonomi di Indonesia maupun ASEAN, namun sisi gelap teknologi juga patut diantisipasi oleh negara-negara ASEAN.

"Seperti munculnya para pembobolan data. Kasus Bjorka adalah contoh nyata adanya akibat ancaman pemanfaatan terhadap kerentanan perlindungan data," jelasnya.

Bamsoet menambahkan bahwa patut disyukuri pula Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP) telah lahir untuk menjamin perlindungan info pribadi.

Di mana, UU PDP tidak hanya melindungi kedaulatan info pribadi masyarakat dan konsumen, namun juga melindungi dari pencurian info pribadi oleh peretas.

"Di samping itu, untuk melindungi masyarakat dalam bertransaksi elektronik dan mendapatkan informasi, juga telah diatur dalam Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik," katanya.

Sebagai pemegang Keketuaan ASEAN 2023, Bamsoet berambisi Indonesia berkesempatan menjadikan ASEAN sebagai lokomotif dalam mewujudkan area Indo-Pasifik nan tenteram dan stabil, sekaligus menjadikan ASEAN sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.

"Karena itu, tema nan diangkat Web Summit pada hari ini mempunyai relevansi dan kontekstualisasi, ialah dalam urgensi membangun keamanan, kepercayaan, daya saing, dan literasi teknologi," kata Bamsoet.

Berita lain dengan Judul: Bamsoet minta Menkeu jelaskan laporan Ombudsman soal malaadministrasi
Berita lain dengan Judul: Bamsoet serahkan naskah akademik penggunaan senjata api ke Kemenkumham
Berita lain dengan Judul: Ketua MPR tegaskan pemilu kudu terlaksana tepat waktu



COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023





Baca Juga:
  • Bahasa Banjar Translate dan Artinya
  • Pantun Bahasa Banjar
  • 10 Tanda Baca dalam Alquran
  • Terkini! Waktu Sholat Banjarmasin
  • Lengkap A-Z, Rekomendasi Nama Nama Bayi Laki Laki Islami dan Artinya
  • Lengkap! A-Z, Nama Nama Bayi Perempuan Islami dan Artinya


  • Kategori:



    Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di



    close