Trending

AS cari kesepakatan usai Hamas revisi proposal gencatan senjata - Beritaja

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Istanbul (BERITAJA) - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat y Blinken pada Rabu (12/6) mengatakan Hamas telah mengusulkan revisi alias perubahan pada potensi kesepakatan gencatan senjata di Gaza dan pihaknya sedang berupaya untuk mencapai kesepakatan.

“Hamas telah mengusulkan banyak perubahan terhadap proposal yang telah dibahas. Beberapa perubahanmampu diterapkan, ada pula yang tidak,” kata Blinken dalam bertemu pers berbareng dengan Menteri Luar Negeri Qatar Mohammed bin Abdulrahman Al Thani di Doha.

Blinken  menekankan komitmen Washington untuk mempersempit kesenjangan mencapai kesepakatan dengan para mediator yang mencakup Qatar dan Mesir.

“Berdasarkan apa yang telah kami lihat dan apa yang telah saya diskusikan dengan perdana menteri dan rekan-rekan kami di Mesir, kami berkeinginan untuk mencoba menjembatani kesenjangan tersebut. Dan saya percaya kesenjangan tersebut dapat dijembatani,” ucapnya.
Baca juga: Mesir, Qatar dapat respons Hamas soal usulan gencatan senjata Gaza

Blinken dalam lawatannya yang kedelapan ke Timur Tengah dalam delapan bulan terakhir, menekankan perlunya gencatan senjata di Gaza dengan mengatakan semakin lama perihal tersebut berlangsung, semakin banyak orang yang bakal menderita dan ini waktunya untuk menghentikan tawar-menawar dan mengawali gencatan senjata.

Namun, dia menambahkan bahwa Hamas tidak bakal diizinkan untuk menentukan masa depan wilayah dan rakyatnya yang mengisyaratkan skenario pascaperang di wilayah Palestina di mana Israel telah membunuh lebih dari 37.000 penduduk Palestina sejak serangan 7 Oktober 2023.

“Kami berkeinginan dan bersikeras agar Israel alias negara lain mematuhi norma kemanusiaan internasional, norma bentrok bersenjata, menjunjung tinggi kewenangan asasi manusia, dan tidak melakukan pelanggaran berat terhadap hak-hak tersebut,” tegasnya.

Ia mengumumkan pula rencana untuk mengusulkan proposal untuk elemen-elemen krusial dari rencana sehari-hari, termasuk ide-ide konkret mengelola pemerintahan, keamanan, dan rekonstruksi di Gaza dalam beberapa minggu mendatang.

“Kami bakal terus melakukan segala yang kamimampu untuk mendukung mereka, terutama pada saat dibutuhkan,” ujar Blinken.
Baca juga: Wadubes AS jelaskan langkah lanjutan resolusi Gaza menanti Hamas

Dia juga mengingatkan bahwa AS memberi support tambahan sebesar 400 juta dolar AS (Rp6,51 triliun) untuk Palestina, sehingga totalnya menjadi 670 juta dolar AS (Rp109 triliun) dalam delapan bulan.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Joe Biden pada 31 Mei telah mengumumkan mengenai rencana tiga tahap untuk mengakhiri permusuhan secara permanen dan membangun kembali Gaza.

Peta jalan komprehensif tersebut, menurut Biden, ditawarkan oleh Israel, yang belum mendukungnya secara terbuka. Rencana tersebut juga telah disetujui oleh Dewan Keamanan PBB.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Qatar, Mesir desak Hamas setujui gencatan senjata

:
Editor: Mahfud
Copyright © BERITAJA 2024







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close