Trending

Apple hentikan layanan Apple Pay Later - Beritaja

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta (BERITAJA) - Apple telah mengumumkan bahwa mereka tidak lagi menawarkan Apple Pay Later, jasa "beli sekarang, bayar nanti" yang diluncurkan di Amerika Serikat tahun lalu.

Perubahan tersebut telah bertindak dan bagi pengguna yang sudah mempunyai pinjaman Apple Pay Later tetap dapat mengelolanya melalui aplikasi Wallet.

Sebagai gantinya, Apple konsentrasi pada fitur-fitur baru yang bakal diluncurkan secara dunia untuk Apple Pay akhir tahun ini, termasuk keahlian mengakses penawaran pinjaman angsuran dari kartu angsuran alias debit yang memenuhi syarat, serta Affirm.

Apple mengumumkan buletin ini dalam sebuah pernyataan kepada 9to5Mac. Apple mengatakan bahwa mulai akhir tahun ini, pengguna di seluruh bumi bakal dapat mengakses pinjaman angsuran yang ditawarkan melalui kartu angsuran dan debit, serta pemberi pinjaman, saat melakukan pembayaran dengan Apple Pay.

Baca juga: Apple memperkenalkan “Tap to Pay” di iPhone

Baca juga: Apple Pay siap bersaing dengan Samsung Pay di Korea Selatan

"Dengan diperkenalkannya penawaran pinjaman angsuran dunia yang baru ini, kami tidak lagi menawarkan Apple Pay Later di AS," kata Apple.

"Fokus kami terus pada memberikan pengguna akses ke opsi pembayaran yang mudah, aman, dan pribadi dengan Apple Pay, dan solusi ini bakal memungkinkan kami untuk membawa pembayaran elastis ke lebih banyak pengguna, di lebih banyak tempat di seluruh dunia, dalam kerjasama dengan bank dan pemberi pinjaman yang mendukung Apple Pay," tambah pernyataan tersebut.

Apple menyatakan bahwa pengguna yang mempunyai pinjaman aktif melalui Apple Pay Later tetap dapat mengelola dan bayar pinjaman mereka menggunakan aplikasi Apple Wallet.

Setelah diumumkan di WWDC 2022, pratinjau Apple Pay Later diluncurkan di Amerika Serikat pada Maret 2023, diikuti dengan kesiapan umum di AS pada Oktober.

Layanan ini menawarkan pinjaman "beli sekarang, bayar nanti" langsung melalui pengalaman pembayaran Apple Pay. Platform ini memungkinkan pengguna untuk mengusulkan pinjaman mulai dari 50 dolar AS hingga 1.000 dolar AS dan membagi pembelian tersebut menjadi empat pembayaran yang sama selama enam minggu, tanpa biaya alias bunga.

Apple menekankan dalam pernyataannya bahwa konsentrasi mereka adalah pada fitur pinjaman angsuran baru yang bakal datang ke Apple Pay akhir tahun ini. Fitur-fitur ini bakal tersedia di beberapa negara di seluruh dunia.

Sementara itu, Apple Pay Later hanya pernah tersedia di Amerika Serikat. Demikian dikutip dari 9to5Mac, Senin (17/6).

Baca juga: Apple Pay jadi platform pembayaran seluler teratas di AS

Baca juga: Apple luncurkan pembayaran digital di Afrika Selatan

Baca juga: Australia pertimbangkan UU baru mengenai pembayaran digital

:
Editor: Mahfud
Copyright © BERITAJA 2024







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close