Apa Itu Penyakit Pneumonia? Penyakit Yang Menimpa Paus Fransiskus - Beritaja

Albert Michael By: Albert Michael - Tuesday, 25 February 2025 08:03:18

BERITAJA is a International-focused news website dedicated to reporting current events and trending stories from across the country. We publish news coverage on local and national issues, politics, business, technology, and community developments. Content is curated and edited to ensure clarity and relevance for our readers.

Jakarta (BERITAJA) - Pemimpin umat Katolik dunia, Paus nsiskus dikabarkan dirawat di rumah sakit lantaran penyakit pneumonia di kedua paru-parunya, pada Kamis (20/2).

Kondisi ini memberikan akibat yang mengkhawatirkan di usianya yang sudah 88 tahun ini. Namun, apa sebenarnya penyakit pneumonia itu sendiri?

Melansir dari situs Alodokter, Pneumonia adalah peradangan paru-paru yang disebabkan oleh jangkitan virus, bakteri, alias jamur. Kondisi ini umumnya ditandai dengan batuk berdahak, sesak napas, alias demam.

Pneumonia biasanya sigap memburuk jika terjadi pada bayi, anak-anak, lansia, alias orang dengan daya tahan tubuh lemah.

Pneumonia menyebabkan alveoli, ialah kantung udara mini di paru-paru, dipenuhi oleh cairan alias nanah. Akibatnya, penderitanya mengalami kesulitan bernapas.

Oleh lantaran itu, pneumonia juga dikenal sebagai "paru-paru basah" lantaran akumulasi cairan dalam paru-paru yang terjadi selama infeksi.

Baca juga: Paus nsiskus dirawat di rumah sakit lantaran pneumonia

Penyebab pneumonia

Pneumonia dapat disebabkan oleh beragam jenis mikroorganisme yang masuk ke dalam paru-paru dengan udara alias kontak dengan permukaan yang terkontaminasi. Berikut adalah beberapa penyebab utama pneumonia:

1. Infeksi bakteri

Bakteri adalah penyebab umum pneumonia, di antaranya:

  • Streptococcus pneumoniae
  • Mycoplasma pneumoniae
  • Chlamydophila pneumoniae
  • Legionella pneumophila

2. Infeksi virus

Beberapa jenis virus juga dapat menyebabkan pneumonia, seperti:

  • Rhinovirus
  • Virus Corona
  • Virus Influenza
  • Human Metapneumovirus (HMPV)
  • Respiratory Syncytial Virus (RSV)

Baca juga: Kemenkes: Kenali pneumonia dengan "BaNaNa"

3. Infeksi jamur

Pneumonia akibat jamur lebih sering terjadi pada perseorangan dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Beberapa jenis jamur penyebab pneumonia meliputi:

  • Pneumocystis jirovecii
  • Coccidioidomycosis
  • Histoplasmosis
  • Cryptococcus

Faktor akibat pneumonia

Siapa saja mampu mengalami pneumonia, tetapi ada beberapa golongan yang mempunyai akibat lebih tinggi, yaitu:

  • Bayi alias anak usia di bawah 2 tahun
  • Lansia berumur 65 tahun ke atas
  • Pasien di rumah sakit, terutama yang menggunakan ventilator
  • Penderita penyakit kronis seperti asma, PPOK, alias penyakit jantung
  • Orang dengan gangguan neurologis yang mempengaruhi keahlian menelan, seperti penderita stroke alias demensia
  • Perokok aktif maupun pasif, pecandu alkohol, alias pengguna narkoba
  • Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah akibat kemoterapi, HIV/AIDS, alias penggunaan kortikosteroid dalam jangka panjang
  • Pasien yang menjalani cuci dpetunjuk secara rutin.

Baca juga: Dokter paru: Penyebab Barbie Hsu meninggal patut ditelusuri

Gejala pneumonia

Tingkat keppetunjukan indikasi pneumonia dapat bervariasi tergantung pada penyebab jangkitan dan kondisi kesehatan penderita. Beberapa indikasi umum pneumonia meliputi:

  • Demam tinggi, berkeringat, alias menggigil
  • Sesak napas, terutama saat beraktivitas
  • Batuk kering alias berlendir berwarna hijau
  • Nyeri dada alias perut, terutama saat batuk alias menarik napas dalam
  • Sakit kepala
  • Denyut jantung cepat
  • Mual alias muntah
  • Diare
  • Nyeri otot
  • Hilang nafsu makan
  • Kelelahan ekstrem

Pada lansia dan perseorangan dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, indikasi yang muncul mungkin berbeda. Mereka dapat mengalami suhu tubuh yang lebih rendah dari normal alias mengalami linglung dan gangguan dalam berpikir.

Pneumonia adalah penyakit peradangan paru-paru yang dapat disebabkan oleh beragam jenis mikroorganisme, termasuk bakteri, virus, dan jamur. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, tetapi lebih berisiko pada bayi, lansia, dan perseorangan dengan sistem kekebalan tubuh lemah.

Mengetahui penyebab, aspek risiko, dan indikasi pneumonia sangat krusial agar pemeriksaan dan pengobatan dapat dilakukan lebih awal. Jika Anda alias orang di sekitar mengalami indikasi pneumonia, segera konsultasikan dengan tenaga medis untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

Baca juga: Pneumonia mampu memberat lantaran kurang istirahat

Baca juga: Etana kembangkan vaksin pneumonia untuk kendalikan penyakit menular


Editor: Hany
Copyright © BERITAJA 2025


you are at the end of the news article with the title:

"Apa Itu Penyakit Pneumonia? Penyakit Yang Menimpa Paus Fransiskus - Beritaja"


Editor’s Note: If you're considering RV insurance, including options from National General and Good Sam, this guide provides a detailed comparison to help you make an informed decision. National General Good Sam RV Insurance: Complete Guide & Comparison (2026).

*Some links in this article may be affiliate links. This means we may earn a small commission at no extra cost to you, helping us keep the content free and up-to-date







Please read other interesting content from Beritaja.com at Google News and Whatsapp Channel!