Trending

Anggota DPR minta aparat dalami dugaan artis terlibat kasus Rafael - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Meminta seluruh abdi negara penegak norma nang berwenang, terutama KPK, untuk segera melakukan pendalaman lebih jauh mengenai dugaan ini

Jakarta (BERITAJA.COM) - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta abdi negara penegak norma segera bertindak mendalami info nang beredar mengenai dugaan keterlibatan sejumlah artis dalam kasus mantan pejabat Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Rafael Alun Trisambodo (RAT).

“Meminta seluruh abdi negara penegak norma nang berwenang, terutama KPK, untuk segera melakukan pendalaman lebih jauh mengenai dugaan ini," kata Sahroni dalam keterangan nang diterima di Jakarta, Senin.

Sebab, kata dia, dugaan artis nang terseret praktik lancung oleh RAT itu terbilang tidaklah sedikit, sebagaimana nang dikemukakan oleh Indonesian Audit Watch.

"Sampai ketemu nomor 25 orang, itu kan luar biasa berfaedah permainannya. Jadi minta usut sampai tuntas seluruh pihak-pihak nang diduga terlibat,” ujarnya.

Sahroni juga berambisi masyarakat terus melakukan pemantauan terhadap para tokoh publik, terutama pejabat dan tokoh publik nang style hidupnya tidak cocok dengan profil kekayaannya.

Berita lain dengan Judul: KPK: Rafael terima gratifikasi via perusahaan konsultan pajak

Dia menilai tren "patroli netizen" tersebut sangat efektif membantu penegak norma untuk mendalami adanya dugaan kejanggalan nang dilakukan para tokoh publik.

“Sekarang ini netizen kita makin hebat-hebat dan canggih, dan saya setuju itu untuk terus dilakukan. Jadi kita bantu abdi negara penegak norma menemukan kejanggalan-kejanggalan, terutama nang datang dari tokoh-tokoh publik.

Dengan keviralan nang diciptakan dari "patroli netizen", menurutnya bakal mendorong abdi negara penegak norma untuk lebih sigap dalam menindaklanjutinya.

"Karena jika sudah viral saya percaya pasti bakal ditindaklanjuti dengan cepat,” kata Sahroni.

Pada hari ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan dan menyematkan rompi oranye bertuliskan 'Tahanan KPK' kepada mantan pejabat Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Rafael Alun Trisambodo (RAT).

"Untuk kepentingan penyidikan, tersangka RAT ditahan selama 20 hari ke depan terhitung sejak 3 April 2023 sampai dengan 23 April 2023 di Rutan KPK pada Gedung Merah Putih," kata Ketua KPK Firli Bahuri di Jakarta, Senin.

KPK mengungkapkan Rafael Alun Trisambodo diduga menerima gratifikasi melalui perusahaan konsultan pajak miliknya.

"RAT juga diduga mempunyai beberapa upaya nang satu di antaranya PT AME (Artha Mega Ekadhana), nang bergerak dalam bagian jasa konsultansi mengenai pembukuan dan perpajakan," ujarnya.

Firli mengungkapkan pihak nang menggunakan jasa PT AME adalah para wajib pajak nang diduga mempunyai persoalan pajak, khususnya mengenai tanggungjawab pelaporan pembukuan perpajakan pada negara melalui Dirjen Pajak.

Penyidik KPK telah menemukan Rafael diduga menerima aliran duit sebesar 90 ribu dolar Amerika Serikat melalui PT AME.

Berita lain dengan Judul: KPK tahan mantan pejabat Ditjen Pajak Rafael
Berita lain dengan Judul: KPK gunakan metode 'follow the money' usut kasus Rafael Alun



COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close