Trending

Anggota DPR dukung Pemprov Bali larang wisman sewa motor - BeritAja

Sedang Trending 1 tahun yang lalu

Jakarta (BERITAJA.COM) - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mendukung wacana nang diusung Pemerintah Provinsi Bali mengenai larangan visitor mancanegara (wisman) menggunakan sepeda motor sewaan.

“Saya setuju jika penyewaan kendaraan roda dua oleh turis sebaiknya dilakukan pelarangan terlebih dahulu," kata Sahroni dalam keterangan nang diterima di Jakarta, Jumat.

Dia menilai perlu adanya patokan nang sangat ketat mengenai sistem penyewaan sepeda motor karena para turis di Bali terlalu mudah mendapatkan akses sewa kendaraan.

Menurut dia, bukan hanya penyewa kendaraan saja nang kudu diperhatikan, namun penyedia jasa sewa kendaraan itu sendiri.

"Jika mau diperbolehkan kembali nantinya, maka Pemprov kudu bekerja sama dengan Polda Bali untuk menciptakan patokan dan skrining yang ketat terlebih dahulu, tidak boleh turis asing seenaknya sewa motor," ujarnya.

Sahroni memandang bahwa maraknya tindakan pelanggaran oleh turis asing di Bali tidak lain sebagai corak “pelampiasan” atas banyaknya patokan nang diterapkan di negara asal mereka.

“Karena di negaranya kudu disiplin, teratur. Nah, di Bali ini mereka kesannya mau lepas dan melakukan seenaknya tanpa aturan. Padahal kita punya patokan ketat, ada patokan negara, adat, etika, dan lain-lain," kata Sahroni.

Dia mengpenghargaan ketegasan abdi negara kepolisian di Bali nang optimal dalam menjalankan tugasnya untuk menindak wisman bandel lantaran melanggar aturan.

“Saya penghargaan abdi negara di lapangan nang semaksimal mungkin melaksanakan tugasnya dengan tegas. Tindakan polisi sudah tepat, turis-turis nang melanggar patokan sudah sepatutnya ditindak tegas," tuturnya.

Menurut dia, polisi sudah sewajarnya menindak tegas wisman nang melanggar aturan, terlebih jika sampai melakukan tindakan nang merendahkan aparat.

Berita lain dengan Judul: Larangan wisman kendarai motor sewaan krusial bagi keamanan lalin
Berita lain dengan Judul: Sandi secara tegas ingatkan wisman patuhi patokan di Indonesia

"Jadi peringatan untuk polisi kita juga, jangan ada lagi mental 'inlander'. Semua pelanggar patokan kudu ditindak tegas," pesan Sahroni.

Sebelumnya, Minggu (12/3), Gubernur Bali I Wayan Koster melarang wisatawan, khususnya penduduk negara asing nang melakukan perjalanan wisata di Bali untuk menyewa alias persewaan motor.

Ia mengatakan bahwa pemprov setempat telah mempunyai sejumlah peraturan nang mengatur tentang penduduk negara asing melalui Peraturan Gubernur Bali mengenai tata kelola pariwisata di provinsi ini, termasuk larangan bagi penduduk negara asing untuk menggunakan kendaraan bermotor.

"Jadi, para visitor itu kudu berpergian dan jalan menggunakan mobil-mobil dari 'travel agent'. Tidak diperbolehkan lagi menggunakan kendaraan nang bukan dari 'travel agent'. Pinjam alias sewa itu tidak diperbolehkan lagi," katanya saat konvensi pers di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Provinsi Bali, Denpasar, Bali.

Adapun, Selasa (14/3), Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Bali Tjok Bagus Pemanyun menyebut larangan visitor mancanegara (wisman) menggunakan sepeda motor sewaan masuk dalam peraturan gubernur (pergub).

"Kalau kita lihat izin memang di Pergub Bali Nomor 28 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Pariwisata Bali Pasal 7 ayat 4 huruf g menyebut setiap visitor kudu menggunakan kendaraan wisata," kata dia di Denpasar, Bali.



COPYRIGHT © BERITAJA.COM 2023







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close