Trends

AAUI harapkan PP terkait asuransi TPL direalisasikan tahun depan - Beritaja

Sedang Trending 2 hari yang lalu
beritaja.com
Discover Millions of Products
Nanti, di PP tersebut bakal diatur (asuransi TPL untuk kecelakaan) kendaraan dan asuransi crowd event sebagai asuransi wajib

Jakarta (BERITAJA) - Wakil Ketua Bidang Teknik 3 Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Wayan Pariama berharap pembuatan peraturan pemerintah (PP) mengenai asuransi third party liability (TPL) dapat direalisasikan pada 2025.

"Setiap bakal ada PP, pasti ada perencanaannya. Untuk tahun depan, daftar rencana (PP yang bakal dibuat) mesti selesai pada Oktober alias November tahun ini. Kami mau mendorong agar PP mengenai asuransi TPL masuk pada daftar rencana Oktober ini," ujarnya di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan bahwa pihaknya sekarang sedang mengumpulkan data-data yang sekiranya diperlukan oleh pemerintah dalam kajian pembuatan peraturan mengenai asuransi TPL yang juga disebut sebagai asuransi perlindungan tanggung jawab norma terhadap pihak ketiga tersebut.

Menurutnya, data-data tersebut termasuk kalkulasi premi. Hal tersebut dilakukan untuk mendorong percepatan pembentukan peraturan tersebut.

Wayan menuturkan bahwa sebenarnya asuransi TPL sekarang sudah banyak disediakan oleh pelaku industri asuransi di Indonesia, namun sifatnya tetap sukarela dan tergabung sebagai rider pada produk-produk asuransi kendaraan all-risk yang sekarang ada.

PP tersebut pun bakal mengatur agar jenis asuransi itu dikenakan secara wajib bagi seluruh pemilik kendaraan agar dapat memberikan tanggung jawab berupa biaya pengobatan untuk korban luka, santunan bagi mahir waris korban meninggal, maupun penggantian kerugian material akibat kecelakaan yang disebabkannya.

Hal tersebut mengingat nomor kecelakaan yang cukup tinggi, yang mencapai 103.645 kejadian sepanjang 2021 dengan jumlah korban meninggal sebanyak 25.266 jiwa dan kerugian terhadap APBN hingga Rp526,1 triliun.

"Data Jasa Raharja menunjukkan 62,5 persen family korban kecelakaan meninggal bumi dan 13 persen family korban luka berat mengalami kemiskinan (pascakecelakaan)," tuturnya.

Ia menyatakan bahwa rencananya premi asuransi tersebut bakal dikenakan saat pemilik kendaraan bayar pembuatan maupun memperpanjang STNK.

Selain itu, Wayan menyampaikan bahwa rencananya PP tersebut juga bakal mengatur tentang tanggungjawab pemberian asuransi untuk melindungi peserta suatu aktivitas keramaian dari potensi ancaman yang mungkin terjadi selama aktivitas berjalan (crowd event insurance).

Ia mengatakan bahwa rencananya premi asuransi tersebut bakal termasuk dalam biaya pembelian tiket.

"Nanti, di PP tersebut bakal diatur (asuransi TPL untuk kecelakaan) kendaraan dan asuransi crowd event sebagai asuransi wajib," imbuhnya.

Baca juga: AAUI sebut hanya 6 asuransi umum belum miliki aktuaris di akhir 2023
Baca juga:  AAUI siap penuhi peta jalan yang dirancang berbareng OJK
Baca juga: AAUI sebut kesehatan industri asuransi umum tetap dapat ditingkatkan


Editor: Mahfud
Copyright © BERITAJA 2024







Silakan baca konten menarik lainnya dari Beritaja.com di
close